KNKT lanjutkan investigasi UPS Bandara Soetta

Selasa, 25 Desember 2012 - 06:47 WIB
KNKT lanjutkan investigasi...
KNKT lanjutkan investigasi UPS Bandara Soetta
A A A
Sindonews.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan melanjutkan investigasi terbakarnya UPS 1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, yang terjadi pada pada Minggu 16 Desember 2012 lalu, setelah klaim asuransi selesai.

"KNKT bersama tim terpadu akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap terbakarnya kapasitor UPS I setelah proses klaim terhadap asuransi selesai," ujar Ketua Tim Terpadu Tatang Kurniadi dalam rilis yang diterima Sindonews, Selasa (25/12/2012).

Ditambahkan dia, berdasarkan hasil investigasi awal, didapatkan komponen kapasitor di UPS 1 terbakar. Kapasitor tersebut berfungsi sebagai snubber filter, sehingga mengakibatkan saklar otomatis (automation change over switch) ke UPS 2 tidak berfungsi.

"KNKT memberikan rekomendasi agar PT. Angkasa Pura II (Persero) agar meningkatkan tindakan pengawasan terhadap system kelistrikan di bandara," tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Minggu 16 Desember 2012, sekira pukul 16.55 WIB, UTC sistem pemanduan lalu lintas penerbangan di Bandara Soetta mengalami gangguan terputusnya aliran listrik ke Main Distribution Panel Menara Pengatur Lalu lintas Penerbangan.

Gangguan itu mengakibatkan sebagian Sistem Jakarta Automated Air Traffic System (JAATS) tidak dapat menampilkan data penerbangan yang berupa target pesawat maupun informasi flight plan.

Untuk kepentingan safety, pemanduan dilakukan dengan prosedural control (non radar), seperti menunda seluruh penerbangan yang akan berangkat dari Bandara Soetta yang berjumlah 21 pesawat, mendahulukan pesawat yang akan mendarat di Bandara Soetta yang berjumlah 18 pesawat dengan menambah jarak aman.

Penambahan jarak aman antara pesawat satu dengan lainnya itu, sesuai dengan Standard Operation Procedure (SOP). Sedangkan dua pesawat divert, satu pesawat return to base, dan 22 pesawat lainnya tertunda dari bandara keberangkatan.

Gangguan dapat diatasi pada pukul 17.10 WIB dengan melakukan bypass secara manual dari UPS I ke UPS II. Pada jam tersebut, pengecekan terhadap seluruh pesawat yang dipandu secara non radar dinyatakan aman.
(san)
Berita Terkait
Daftar Terbaru Bandara...
Daftar Terbaru Bandara Internasional di Indonesia: 17 Bandara Turun Kelas
Target Penyelesaian...
Target Penyelesaian Bandara Dhoho di Kediri pada Akhir Tahun 2023
Bikin Ngilu, Inilah...
Bikin Ngilu, Inilah 5 Bandara Paling Berbahaya di Dunia!
Warga Jogja Bakal Dapat...
Warga Jogja Bakal Dapat Kado HUT RI ke-76, Apa Itu?
Proyek Bandara Kediri...
Proyek Bandara Kediri Dimulai, Pemerintah Gandeng Gudang Garam
Berkat Digitalisasi,...
Berkat Digitalisasi, Bandara Soetta Naik Peringkat ke-35 Bandara Terbaik Dunia
Berita Terkini
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
38 menit yang lalu
Rantis Brimob Siaga...
Rantis Brimob Siaga di Mabes Polri di Tengah Pengusutan Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
59 menit yang lalu
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
2 jam yang lalu
Rayakan Hari Jadi, Ancol...
Rayakan Hari Jadi, Ancol Gratiskan Tiket Masuk pada 10 Juli Besok
3 jam yang lalu
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
3 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
3 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved