KNKT rilis investigasi tower Bandara Soetta

Selasa, 25 Desember 2012 - 03:41 WIB
KNKT rilis investigasi...
KNKT rilis investigasi tower Bandara Soetta
A A A
Sindonews.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengeluarkan hasil investigasi terbakarnya UPS yang mengakibatkan gangguan pelayanan lalu lintas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, pada Minggu 16 Desember 2012 lalu.

Investigasi dilakukan terpadu bersama unsur Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU), Kohanudnas, Ditjen Perhubungan Udara PT. Angkasa Pura II (Persero), dan PT. Perusahaan Listrik Negara/PLN (Persero).

"Tujuan investigasi adalah untuk memperbaiki tingkat safety penerbangan dan mencegah kejadian serupa tidak terulang kembali, adapun azas investigasi dilaksanakan dengan berdasarkan prinsip–prinsip no blame, no liability, no judicial," ujar Ketua Tim Terpadu Tatang Kurniadi dalam rilis yang diterima Sindonews, Selasa (25/12/2012).

Dia berharap, hasil investigasi yang dilakukan KNKT dapat memberikan informasi yang akurat dan transparan, tentang tingkat safety pelayanan lalu lintas penerbangan di Bandara Soetta.

"Berdasarkan hasil investigasi awal, didapatkan komponen kapasitor di UPS 1 terbakar. Kapasitor tersebut berfungsi sebagai snubber filter, sehingga mengakibatkan saklar otomatis (automation change over switch) ke UPS 2 tidak berfungsi," terangnya.

Untuk itu, KNKT memberikan rekomendasi agar PT. Angkasa Pura II (Persero) agar meningkatkan tindakan pengawasan terhadap system kelistrikan di bandara.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Minggu 16 Desember 2012, sekira pukul 16.55 WIB, UTC sistem pemanduan lalu lintas penerbangan di Bandara Soetta mengalami gangguan terputusnya aliran listrik ke Main Distribution Panel Menara Pengatur Lalu lintas Penerbangan.

Gangguan itu mengakibatkan sebagian Sistem Jakarta Automated Air Traffic System (JAATS) tidak dapat menampilkan data penerbangan yang berupa target pesawat maupun informasi flight plan.

Untuk kepentingan safety, pemanduan dilakukan dengan prosedural control (non radar), seperti menunda seluruh penerbangan yang akan berangkat dari Bandara Soetta yang berjumlah 21 pesawat, mendahulukan pesawat yang akan mendarat di Bandara Soetta yang berjumlah 18 pesawat dengan menambah jarak aman.

Penambahan jarak aman antara pesawat satu dengan lainnya itu, sesuai dengan Standard Operation Procedure (SOP). Sedangkan dua pesawat divert, satu pesawat return to base, dan 22 pesawat lainnya tertunda dari bandara keberangkatan.

Ganguan dapat diatasi pada pukul 17.10 WIB dengan melakukan bypass secara manual dari UPS I ke UPS II. Pada jam tersebut, pengecekan terhadap seluruh pesawat yang dipandu secara non radar dinyatakan aman.
(san)
Berita Terkait
Daftar Terbaru Bandara...
Daftar Terbaru Bandara Internasional di Indonesia: 17 Bandara Turun Kelas
Target Penyelesaian...
Target Penyelesaian Bandara Dhoho di Kediri pada Akhir Tahun 2023
Bikin Ngilu, Inilah...
Bikin Ngilu, Inilah 5 Bandara Paling Berbahaya di Dunia!
Warga Jogja Bakal Dapat...
Warga Jogja Bakal Dapat Kado HUT RI ke-76, Apa Itu?
Proyek Bandara Kediri...
Proyek Bandara Kediri Dimulai, Pemerintah Gandeng Gudang Garam
Berkat Digitalisasi,...
Berkat Digitalisasi, Bandara Soetta Naik Peringkat ke-35 Bandara Terbaik Dunia
Berita Terkini
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
37 menit yang lalu
Rantis Brimob Siaga...
Rantis Brimob Siaga di Mabes Polri di Tengah Pengusutan Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
58 menit yang lalu
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
2 jam yang lalu
Rayakan Hari Jadi, Ancol...
Rayakan Hari Jadi, Ancol Gratiskan Tiket Masuk pada 10 Juli Besok
3 jam yang lalu
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
3 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
3 jam yang lalu
Infografis
10 Bandara InJourney...
10 Bandara InJourney Airports Terbaik di Asia Pasifik 2024!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved