2013, jalan di Maros gunakan telford
2013, jalan di Maros gunakan telford
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Kabupaten Maros kini mulai menggaggas penggunaan konstruksi telford untuk pembangunan jalan pada tahun 2013 mendatang.
Hal itu dikarenakan, konstruksi tersebut dinilai lebih murah dibanding menggunakan beton biasa, namun tetap mempunyai kualitas yang hampir sama.
"Pada tahun 2013 kita akan menerapkan konstruksi telford di sejumlah jalan yang lalu lintasnya tidak terlalu padat. Dengan telford kita bisa membangun jalan lebih banyak dengan biaya yang lebih murah dibanding beton biasa," kata Bupati Maros M Hatta Rahman, Senin (24/12/2012).
Menurutnya, konstruksi telford yaitu konstruksi yang menggunakan susunan batu gunung pecah berukuran besar yang disusun berdiri dengan batu pecah yang lebih kecil mengisi rongga di atasnya. Kemudian dipadatkan/digilas, lalu ditaburi sirtu.
Hatta melanjutkan, dengan menggunakan konstruksi telford, semakin banyak jalan di Maros yang bisa dibangun. Tahun 2013 ini Pemkab Maros menargetkan pembangunan 100 km jalan.
Ditemui terpisah, Kepala Dinas (Kadis) PU Maros Abdul Salam menambahkan, pembangunan jalan beton biasa menghabiskan dana Rp1 miliar untuk satu km. Sementara konstruksi telford hanya menghabiskan Rp400 juta untuk setiap satu km.
"Kita menghemat anggaran, perbandingannya satu banding dua namun kekuatannya hampir sama dengan beton biasa. Kira-kira bisa menahan beban lebih dari 30 ton," ujarnya.
Saat ini Maros sudah melakukan ujicoba penggunaan telford di Kantor PDAM Maros. PDAM sengaja dipilih untuk mengetes kekuatan jalan yang setiap saat dilalui truk tangki PDAM yang beratnya berton-ton.
Pada tahun 2013 ini pemkab akan membangun jalan baru di Maros dengan panjang sekira 100 km dengan perkiraan anggaran sekira Rp60 miliar.
"Tahun depan kita akan gunakan telford di jalan yang lalu lintas hariannya rendah dan beton biasa di jalan yang memiliki lalu lintas harian yang tinggi," tambahnya.
Hal itu dikarenakan, konstruksi tersebut dinilai lebih murah dibanding menggunakan beton biasa, namun tetap mempunyai kualitas yang hampir sama.
"Pada tahun 2013 kita akan menerapkan konstruksi telford di sejumlah jalan yang lalu lintasnya tidak terlalu padat. Dengan telford kita bisa membangun jalan lebih banyak dengan biaya yang lebih murah dibanding beton biasa," kata Bupati Maros M Hatta Rahman, Senin (24/12/2012).
Menurutnya, konstruksi telford yaitu konstruksi yang menggunakan susunan batu gunung pecah berukuran besar yang disusun berdiri dengan batu pecah yang lebih kecil mengisi rongga di atasnya. Kemudian dipadatkan/digilas, lalu ditaburi sirtu.
Hatta melanjutkan, dengan menggunakan konstruksi telford, semakin banyak jalan di Maros yang bisa dibangun. Tahun 2013 ini Pemkab Maros menargetkan pembangunan 100 km jalan.
Ditemui terpisah, Kepala Dinas (Kadis) PU Maros Abdul Salam menambahkan, pembangunan jalan beton biasa menghabiskan dana Rp1 miliar untuk satu km. Sementara konstruksi telford hanya menghabiskan Rp400 juta untuk setiap satu km.
"Kita menghemat anggaran, perbandingannya satu banding dua namun kekuatannya hampir sama dengan beton biasa. Kira-kira bisa menahan beban lebih dari 30 ton," ujarnya.
Saat ini Maros sudah melakukan ujicoba penggunaan telford di Kantor PDAM Maros. PDAM sengaja dipilih untuk mengetes kekuatan jalan yang setiap saat dilalui truk tangki PDAM yang beratnya berton-ton.
Pada tahun 2013 ini pemkab akan membangun jalan baru di Maros dengan panjang sekira 100 km dengan perkiraan anggaran sekira Rp60 miliar.
"Tahun depan kita akan gunakan telford di jalan yang lalu lintas hariannya rendah dan beton biasa di jalan yang memiliki lalu lintas harian yang tinggi," tambahnya.
(rsa)