Flu burung menyerang, Mentan turun ke Brebes
Sabtu, 22 Desember 2012 - 22:19 WIB
Flu burung menyerang, Mentan turun ke Brebes
A
A
A
Sindonews.com - Wabah flu burung yang terus menyerang itik maupun ayam di Kabupaten Brebes telah membuat Menteri Pertanian (Mentan) Suswono turun ke kota itu.
Mentan sengaja mampir ke Brebes tepatnya di Sentra Itik Desa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba, Brebes, Sabtu (22/12/2012) petang. Kunjungan kerjanya itu untuk memantau dan mengorek informasi tentang wabah flu burung.
"Kami telah mendapat info ada flu burung sejak Oktober lalu," kata Suswono di Balaidesa Pakijangan, Brebes.
Menurutnya, pihak Kementan tidak tinggal diam dengan flu burung di Brebes dan di daerah lain. Di antaranya dengan berupaya melakukan tes laboratorium untuk mendeteksi virus.
Sejauh ini pihaknya menduga jika virus yang mengakibatkan unggas bertumbangan lantaran terserang flu burung.
"Flu burungnya jenis baru yakni clade 2.3.2 atau beda dengan ayam yakni clade 2.1," tandas Suswono.
Kendati demikian, kementan tetap akan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium balai besar terkait jenis virus dan asal penyebabnya. Kemungkinan hasil pemeriksaan laboratorium akan muncul tiga pekan mendatang.
Brebes salah satu daerah dengan tingkat flu burung yang tinggi, sehingga pihak kementan sedianya akan mengawasi atau memperketat peredaran atau migrasi itik.
"Sebab tidak menutup kemungkinan dari hasil migrasi berakibat flu burung," jelasnya.
Mentan sengaja mampir ke Brebes tepatnya di Sentra Itik Desa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba, Brebes, Sabtu (22/12/2012) petang. Kunjungan kerjanya itu untuk memantau dan mengorek informasi tentang wabah flu burung.
"Kami telah mendapat info ada flu burung sejak Oktober lalu," kata Suswono di Balaidesa Pakijangan, Brebes.
Menurutnya, pihak Kementan tidak tinggal diam dengan flu burung di Brebes dan di daerah lain. Di antaranya dengan berupaya melakukan tes laboratorium untuk mendeteksi virus.
Sejauh ini pihaknya menduga jika virus yang mengakibatkan unggas bertumbangan lantaran terserang flu burung.
"Flu burungnya jenis baru yakni clade 2.3.2 atau beda dengan ayam yakni clade 2.1," tandas Suswono.
Kendati demikian, kementan tetap akan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium balai besar terkait jenis virus dan asal penyebabnya. Kemungkinan hasil pemeriksaan laboratorium akan muncul tiga pekan mendatang.
Brebes salah satu daerah dengan tingkat flu burung yang tinggi, sehingga pihak kementan sedianya akan mengawasi atau memperketat peredaran atau migrasi itik.
"Sebab tidak menutup kemungkinan dari hasil migrasi berakibat flu burung," jelasnya.
(rsa)