Lagi, kecelakaan maut di Tol Cipularang
Sabtu, 22 Desember 2012 - 19:43 WIB
Lagi, kecelakaan maut di Tol Cipularang
A
A
A
Sindonews.com - Kecelakaan maut kembali terjadi di Tol Cipularang, Jawa Barat. Kali ini, kecelakaan beruntun terjadi di Kilometer 85 Tol Cipularang, arah menuju Jakarta.
Kecelakaan antara satu bus yang menghantam truk boks, kendaraan patroli polisi jalan tol, dan Avansa. Akibatnya, satu orang tewas dalam tabrakan beruntun yang terjadi sekira pukul 12.00 WIB itu. Korban tewas adalah pekerja proyek perbaikan jalan tol.
"Korban satu orang pekerja proyek yang tengah melakukan penambalan jalan," kata Kepala Bagian (Kabag) Lantas Tol Jasa Marga, Andrie Kustiawan, di Bandung, Sabtu (22/12/2012).
Korban tewas di tempat. Sementara penumpang kendaraan lainnya, seperti polisi yang patroli, selamat.
Andrie menuturkan, penyebab kecelakaan adalah bus yang berada paling belakang. Saat itu, tengah ada perbaikan jalan berlubang di sekitar Kilometer 85. Sehingga terjadi pelambatan jalur. Namun saat jalur lambat, bus justru melaju kencang.
"Bus dari belakang yang tidak kurangi kecepatan. Sehingga saat terjadi perlambatan itu dia kaget ngerem, hantam mobil boks terus buang ke kiri kena pekerja proyek yang nambal jalan," terangnya.
Begitu bus membanting stir ke kiri, menghantam pekerja proyek. Akibat kecelakaan beruntun itu, sempat terjadi kemacetan hingga dua kilometer dari Kilometer 85 sampai Kilometer 87.
"Selesai evakuasi sekitar pukul 12-an. Saat ini TKP (Tempat Kejadian Perkara) sudah bersih," katanya.
Andrie menuturkan, sebelumnya terjadi kecelakaan besar antara bus pariwisata dan truk. Tujug tewas dalam kecelakaan ini, yakni lima penumpang dan dua kondektur bus.
Namun pada kecelakaan yang terjadi subuh itu tidak membuat kemacetan lalulintas tol. Pasalnya kejadian terjadi saat subuh, ketika masih sedikit mobil yang melintas.
Kecelakaan antara satu bus yang menghantam truk boks, kendaraan patroli polisi jalan tol, dan Avansa. Akibatnya, satu orang tewas dalam tabrakan beruntun yang terjadi sekira pukul 12.00 WIB itu. Korban tewas adalah pekerja proyek perbaikan jalan tol.
"Korban satu orang pekerja proyek yang tengah melakukan penambalan jalan," kata Kepala Bagian (Kabag) Lantas Tol Jasa Marga, Andrie Kustiawan, di Bandung, Sabtu (22/12/2012).
Korban tewas di tempat. Sementara penumpang kendaraan lainnya, seperti polisi yang patroli, selamat.
Andrie menuturkan, penyebab kecelakaan adalah bus yang berada paling belakang. Saat itu, tengah ada perbaikan jalan berlubang di sekitar Kilometer 85. Sehingga terjadi pelambatan jalur. Namun saat jalur lambat, bus justru melaju kencang.
"Bus dari belakang yang tidak kurangi kecepatan. Sehingga saat terjadi perlambatan itu dia kaget ngerem, hantam mobil boks terus buang ke kiri kena pekerja proyek yang nambal jalan," terangnya.
Begitu bus membanting stir ke kiri, menghantam pekerja proyek. Akibat kecelakaan beruntun itu, sempat terjadi kemacetan hingga dua kilometer dari Kilometer 85 sampai Kilometer 87.
"Selesai evakuasi sekitar pukul 12-an. Saat ini TKP (Tempat Kejadian Perkara) sudah bersih," katanya.
Andrie menuturkan, sebelumnya terjadi kecelakaan besar antara bus pariwisata dan truk. Tujug tewas dalam kecelakaan ini, yakni lima penumpang dan dua kondektur bus.
Namun pada kecelakaan yang terjadi subuh itu tidak membuat kemacetan lalulintas tol. Pasalnya kejadian terjadi saat subuh, ketika masih sedikit mobil yang melintas.
(mhd)