Inilah empat permasalahan di pemukiman padat
Kamis, 20 Desember 2012 - 18:52 WIB
Inilah empat permasalahan di pemukiman padat
A
A
A
Sindonews.com – Sedikitnya ada empat permasalahan yang biasa ditemukan warga DKI Jakarta, yang tinggal di pemukiman padat penduduk.
Empat persoalan itu adalah, tidak adanya MCK (mandi, cuci, kakus), tempat pembuangan sampah, saluran air dan hydrant.
Hal itu diungkapkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Menurutnya, dengan adanya empat persoalan tersebut, maka warga yang tinggal di pemukiman padat rentan terserang penyakit, dan sulitnya memadamkan api ketika terjadi kebakaran.
“Pemerintahan di tingkat Kota Madya seharusnya dapat memahami kebutuhan warga, khususnya yang tinggal di pemukiman padat penduduk,” kata Jokiwi sapaan akrabnya, Kamis (20/12/2012).
Jokowi meminta kepada Wali Kota dan Wakilnya, untuk bisa memenuhi empat kebutuhan warga yang tinggal di pemukiman padat penduduk.
Seperti warga Tanah Lapang di RT 007/05 Pulojahe, Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur.
“Jadi pejabat harus tahu persoalan warganya,” katanya singkat.
Menanggapi banyaknya pemukiman padat dan belum terpenuhinya empat fasilitas dasar di wilayah Jakarta Timur, Jokowi mengatakan, penatan tata ruang perlu ditingkatkan, termasuk program pengentasan kemiskinan.
“Saat ini masalah kemiskinan itu masih banyak ditemukan di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Utara. Karenanya Pemprov DKI akan berupaya menekan angka kemiskinan itu," katanya.
Kemudian dengan adanya program Kartu Jakarta Sehat, lanjutnya, diharapkan dapat membantu meringankan masyarakat dalam memenuhi pelayanan kesehatan.
“Pembagian kartu ini juga harus dilakukan secara maksimal, terutama di kampung padat penduduk,” imbuhnya.
Empat persoalan itu adalah, tidak adanya MCK (mandi, cuci, kakus), tempat pembuangan sampah, saluran air dan hydrant.
Hal itu diungkapkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Menurutnya, dengan adanya empat persoalan tersebut, maka warga yang tinggal di pemukiman padat rentan terserang penyakit, dan sulitnya memadamkan api ketika terjadi kebakaran.
“Pemerintahan di tingkat Kota Madya seharusnya dapat memahami kebutuhan warga, khususnya yang tinggal di pemukiman padat penduduk,” kata Jokiwi sapaan akrabnya, Kamis (20/12/2012).
Jokowi meminta kepada Wali Kota dan Wakilnya, untuk bisa memenuhi empat kebutuhan warga yang tinggal di pemukiman padat penduduk.
Seperti warga Tanah Lapang di RT 007/05 Pulojahe, Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur.
“Jadi pejabat harus tahu persoalan warganya,” katanya singkat.
Menanggapi banyaknya pemukiman padat dan belum terpenuhinya empat fasilitas dasar di wilayah Jakarta Timur, Jokowi mengatakan, penatan tata ruang perlu ditingkatkan, termasuk program pengentasan kemiskinan.
“Saat ini masalah kemiskinan itu masih banyak ditemukan di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Utara. Karenanya Pemprov DKI akan berupaya menekan angka kemiskinan itu," katanya.
Kemudian dengan adanya program Kartu Jakarta Sehat, lanjutnya, diharapkan dapat membantu meringankan masyarakat dalam memenuhi pelayanan kesehatan.
“Pembagian kartu ini juga harus dilakukan secara maksimal, terutama di kampung padat penduduk,” imbuhnya.
(stb)