Bus hantam 3 mobil, puluhan anak TK shock
Kamis, 20 Desember 2012 - 15:31 WIB
Bus hantam 3 mobil, puluhan anak TK shock
A
A
A
Sindonews.com - Puluhan siswa TK Paud Alhafiz Desa LK II Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir (OI), berteriak histeris setelah bus kota yang mereka tumpangi sekira pukul 10.04 WIB menghantam tiga mobil pribadi, di simpang perputaran United Tractor, KM 8, Kecamatan Sukarami.
Meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun masih tampak wajah-wajah shock dari orang tua dan para bocah itu pasca kejadian.
Berdasarkan pantauan di lapangan di lokasi kejadian, saat ini masih tampak bus kota warna orange Jurusan Terminal Karya Jaya-Kertapati, bernomor polisi BG 7428 RH, hancur di bagian depan. Bus kota itu diketahui dikemudikan oleh Yayan (24), warga Jalan Sriwijaya, RT 15/RW 5, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten OI.
Menurut keterangan seorang guru TK Paud Alhafiz, Dwi (25), mereka berangkat dari TK Paud Alhafiz sekira pukul 09.00 WIB dengan mencarter empat bus kota dengan tujuan taman bermain Watervang OPI Jakabaring.
"Jadi semua siswa TK Paud sekira 50 orang, ditambah orang tua mereka sekira 20 orang," ungkap Dwi ditemui di lokasi, Kamis (20/12/2012).
Dwi menambahkan, tabrakan beruntun berawal saat rombongan bus siswa TK Paud melintas di Jalan Kolonel H Barlian depan Kantor United Tracktor atau dari arah lampu merah Sukarami hendak menuju ke arah Simpang Polda.
"Tiga bus kota yang jalan duluan di depan aman. Tetapi bus kota yang dibelakang sekali tiba-tiba seperti tidak bisa dikendalikan dan awalnya menyenggol samping mobil Levina di depannya, kemudian menghantam bagian belakang mobil Toyota Avanza warna hitam, terus toyota Avanza warna silver yang mau memutar," tandasnya.
Akibat tabrakan itu, kepala bus langsung berbalik ke arah asal atau simpang lampu merah Sukarami.
"Saya saat kejadian kebutulan berada di bus kota yang mengalami tabrakan. Semua orang di dalam bus, khususnya anak didik saya, menjerit histeris ketakutan sambil menangis tak henti-henti. Alhamdullilah tak ada korban jiwa atau siswa Paud kami mengalami luka-luka. Tetapi memang sampai sekarang, saya lihat para siswa Paud dan orang tua mereka masih panik atau ketakutan," paparnya.
Terpisah sopir bus kota nahas, Yayan mengatakan, sebenarnya dari jauh atau turunan dekat perputaran jalan di TKP, dia sudah mengerem berulangkali, namun tiba-tiba rem blong, kemudian menabrak tiga mobil pribadi didepannya.
"Saya sudah 20 kali mengerem, tetapi rem bus kota saya tetap blong. Saya akan bertanggungjawab atas kejadian ini," ungkap Yayan.
Sementara Kepala Pos Pol Laka Satuan Lalu-Lintas Polresta Palembang Aiptu Amdhi mengatakan, pihaknya telah turun ke lapangan dan mengecek lokasi kejadian.
"Alasan sopir bus, remnya blong, tapi akan kita dalami lagi, karena ada tiga mobil pribadi yang menjadi sasaran tabrakan bus kota itu dan semua kendaraan yang mengalami tabrakan sudah kita amankan juga," ungkap Amdhi.
Meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun masih tampak wajah-wajah shock dari orang tua dan para bocah itu pasca kejadian.
Berdasarkan pantauan di lapangan di lokasi kejadian, saat ini masih tampak bus kota warna orange Jurusan Terminal Karya Jaya-Kertapati, bernomor polisi BG 7428 RH, hancur di bagian depan. Bus kota itu diketahui dikemudikan oleh Yayan (24), warga Jalan Sriwijaya, RT 15/RW 5, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten OI.
Menurut keterangan seorang guru TK Paud Alhafiz, Dwi (25), mereka berangkat dari TK Paud Alhafiz sekira pukul 09.00 WIB dengan mencarter empat bus kota dengan tujuan taman bermain Watervang OPI Jakabaring.
"Jadi semua siswa TK Paud sekira 50 orang, ditambah orang tua mereka sekira 20 orang," ungkap Dwi ditemui di lokasi, Kamis (20/12/2012).
Dwi menambahkan, tabrakan beruntun berawal saat rombongan bus siswa TK Paud melintas di Jalan Kolonel H Barlian depan Kantor United Tracktor atau dari arah lampu merah Sukarami hendak menuju ke arah Simpang Polda.
"Tiga bus kota yang jalan duluan di depan aman. Tetapi bus kota yang dibelakang sekali tiba-tiba seperti tidak bisa dikendalikan dan awalnya menyenggol samping mobil Levina di depannya, kemudian menghantam bagian belakang mobil Toyota Avanza warna hitam, terus toyota Avanza warna silver yang mau memutar," tandasnya.
Akibat tabrakan itu, kepala bus langsung berbalik ke arah asal atau simpang lampu merah Sukarami.
"Saya saat kejadian kebutulan berada di bus kota yang mengalami tabrakan. Semua orang di dalam bus, khususnya anak didik saya, menjerit histeris ketakutan sambil menangis tak henti-henti. Alhamdullilah tak ada korban jiwa atau siswa Paud kami mengalami luka-luka. Tetapi memang sampai sekarang, saya lihat para siswa Paud dan orang tua mereka masih panik atau ketakutan," paparnya.
Terpisah sopir bus kota nahas, Yayan mengatakan, sebenarnya dari jauh atau turunan dekat perputaran jalan di TKP, dia sudah mengerem berulangkali, namun tiba-tiba rem blong, kemudian menabrak tiga mobil pribadi didepannya.
"Saya sudah 20 kali mengerem, tetapi rem bus kota saya tetap blong. Saya akan bertanggungjawab atas kejadian ini," ungkap Yayan.
Sementara Kepala Pos Pol Laka Satuan Lalu-Lintas Polresta Palembang Aiptu Amdhi mengatakan, pihaknya telah turun ke lapangan dan mengecek lokasi kejadian.
"Alasan sopir bus, remnya blong, tapi akan kita dalami lagi, karena ada tiga mobil pribadi yang menjadi sasaran tabrakan bus kota itu dan semua kendaraan yang mengalami tabrakan sudah kita amankan juga," ungkap Amdhi.
(rsa)