Oknum mahasiswa hukum, jambret tas Akper
Kamis, 20 Desember 2012 - 04:42 WIB
Oknum mahasiswa hukum, jambret tas Akper
A
A
A
Sindonews.com - Seorang oknum mahasiswa Fakultas Hukum Universitas swasta di Kota Palembang, Satria Darmawan (18) tertangkap anggota Unit Reskrim Polsekta Kemuning usai menjambret tas sandang milik mahasiswa Akademi Perawat (Akper) di Jalan Madang dekat tikungan Kantor PMI Palembang.
Selanjutnya tersangka langsung digelandang ke Mapolsekta Kemuning dengan barang-bukti (BB) tas curianya mili korban beisi dompet dan celana dalam korban serta motor milik tersangka yang dipakai menjambret.
Tersangka Satria mengatakan, dirinya nekat menjambret karena butuh uang buat melakukan modifikasi motornya.
"Saya baru sekali inilah Pak menjambret. Saya habis pulang dari rumah saudara saya di Lemabang, terus saat melintas di TKP, saya pingin motor saya dimodifikasi biar larinya kencang. Entah senta apa yang mebisiki saya, lalu saya lihat korban sedang dibonceng temannya pakai motor, dengan cepat lansung saya salip motor korban dan saya tarik tas korban yang berada di tengah-tengah tubuhnya," ungkap Satria di Mapolsekta Kemuning, Sumatera, Rabu (19/12/2012).
Awalnya, kata Satria, ia berhasil kabur, namun karena jalan di dekat TKP sempit, sehingga ia menyenggol motor orang yang melintas dan akhirnya terjatuh tak jauh dari lokasinya menjambret.
"Saya sempat dipukuli orang, tapi untung ada polisi yang lewat, sehingga warga tidak lagi memukuli saya," ujarnya yang mengaku mahasiswa Fakultas Hukum di salah satu PTS Palembang di Jalan Veteran.
Kapolsekta Kemuning Palembang Iptu Arman Shati mengatakan, penangkapan tersangka dilakukan anggotanya yang sedang melakukan patroli di TKP.
"Akan kita kembangkan lebih lanjut kasus ini, apakah tersangka ini terlibat aksi penjambretan lain di wilayah hukum Polsekta Kemuning atau Polresta Palembang dan ini juga bagian dari penangkapan kita dalam rangka operasi pekat Musi 2012," ungkapnya.
sekedar informasi, Satria yang hanya berhasil membawa tas sandang milik korbannya itu hanya bertahan selama tiga menit. Pasalnya, warga Jalan Kampung Bali, Dusun Mariana, Sungai Gerong Maryana Banyuasin ini tak dapat mengendalikan sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna hitam bernomor polisi B 6649 PNN miliknya, hingga tersangka harus jatuh tersungkur dan akhirnya dengan mudah diringkus anggota Unit Reskrim Polsekta Kemuning yang melintas di tempat kejadian peristiwa (TKP).
Selanjutnya tersangka langsung digelandang ke Mapolsekta Kemuning dengan barang-bukti (BB) tas curianya mili korban beisi dompet dan celana dalam korban serta motor milik tersangka yang dipakai menjambret.
Tersangka Satria mengatakan, dirinya nekat menjambret karena butuh uang buat melakukan modifikasi motornya.
"Saya baru sekali inilah Pak menjambret. Saya habis pulang dari rumah saudara saya di Lemabang, terus saat melintas di TKP, saya pingin motor saya dimodifikasi biar larinya kencang. Entah senta apa yang mebisiki saya, lalu saya lihat korban sedang dibonceng temannya pakai motor, dengan cepat lansung saya salip motor korban dan saya tarik tas korban yang berada di tengah-tengah tubuhnya," ungkap Satria di Mapolsekta Kemuning, Sumatera, Rabu (19/12/2012).
Awalnya, kata Satria, ia berhasil kabur, namun karena jalan di dekat TKP sempit, sehingga ia menyenggol motor orang yang melintas dan akhirnya terjatuh tak jauh dari lokasinya menjambret.
"Saya sempat dipukuli orang, tapi untung ada polisi yang lewat, sehingga warga tidak lagi memukuli saya," ujarnya yang mengaku mahasiswa Fakultas Hukum di salah satu PTS Palembang di Jalan Veteran.
Kapolsekta Kemuning Palembang Iptu Arman Shati mengatakan, penangkapan tersangka dilakukan anggotanya yang sedang melakukan patroli di TKP.
"Akan kita kembangkan lebih lanjut kasus ini, apakah tersangka ini terlibat aksi penjambretan lain di wilayah hukum Polsekta Kemuning atau Polresta Palembang dan ini juga bagian dari penangkapan kita dalam rangka operasi pekat Musi 2012," ungkapnya.
sekedar informasi, Satria yang hanya berhasil membawa tas sandang milik korbannya itu hanya bertahan selama tiga menit. Pasalnya, warga Jalan Kampung Bali, Dusun Mariana, Sungai Gerong Maryana Banyuasin ini tak dapat mengendalikan sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna hitam bernomor polisi B 6649 PNN miliknya, hingga tersangka harus jatuh tersungkur dan akhirnya dengan mudah diringkus anggota Unit Reskrim Polsekta Kemuning yang melintas di tempat kejadian peristiwa (TKP).
(mhd)