Ban lepas, pesawat asing mendarat darurat
Rabu, 19 Desember 2012 - 14:36 WIB
Ban lepas, pesawat asing mendarat darurat
A
A
A
Sindonews.com - Pesawat milik operator King Air Charter Afrika Selatan dengan type BE190D beregistrasi ZSPJY, mendarat darurat di Pangkalan Udara (Lanud) Husein Sastranegara, Bandung karena roda sebelah kanan lepas.
Pesawat yang take off dari Bandara Dilli, Timor-Timur itu rencananya akan mengisi bahan bakar di Bandara Husein, baru kemudian akan melanjutkan perjalanan ke Banda Aceh.
Kepala Seksi Baseops Lanud Husein Sastranegara Kapten Lek Bashori menjelaskan, insiden ban lepas itu terjadi Selasa 18 Desember 2012 pukul 12.00 WIB. Menyadari ban sebelah kanan lepas dan tidak mungkin melakukan pendaratan, Kapten Pilot Neil Graham Jones dan tiga kru yang mengawaki pesawat itu menghubungi tower Lanud Husein meminta bantuan dipandu untuk mendarat darurat.
"Setelah melalui serangkaian koordinasi dengan Jakarta Approach dan Bandung Approach, sang pilot mengontak tower Lanud Husein, meminta panduan serta meminta pemadam kebakaran untuk berjaga-jaga," jelas Bashori, melalui rilis, Rabu (19/12/2012).
Dengan instruksi Danlanud Husein Kolonel Pnb Sri Pulung Dwatmastu, pesawat berhasil mendarat melalui runway 29 dengan aman atas panduan Tim Rescue Lanud Husein Sastranegara.
"Dalam tempo singkat seluruh Rescue Team menempati posisinya masing-masing untuk mengamankan pendaratan pesawat tersebut," jelasnya.
Untuk memastikan kondisi roda, pesawat sempat melakukan overhead (melintas dari atas run way) sebanyak dua kali, baru kemudian pesawat digiring ke Apron (parkiran pesawat). "Cuaca saat itu sebenarnya clear (cerah),"ujarnya.
Pesawat yang take off dari Bandara Dilli, Timor-Timur itu rencananya akan mengisi bahan bakar di Bandara Husein, baru kemudian akan melanjutkan perjalanan ke Banda Aceh.
Kepala Seksi Baseops Lanud Husein Sastranegara Kapten Lek Bashori menjelaskan, insiden ban lepas itu terjadi Selasa 18 Desember 2012 pukul 12.00 WIB. Menyadari ban sebelah kanan lepas dan tidak mungkin melakukan pendaratan, Kapten Pilot Neil Graham Jones dan tiga kru yang mengawaki pesawat itu menghubungi tower Lanud Husein meminta bantuan dipandu untuk mendarat darurat.
"Setelah melalui serangkaian koordinasi dengan Jakarta Approach dan Bandung Approach, sang pilot mengontak tower Lanud Husein, meminta panduan serta meminta pemadam kebakaran untuk berjaga-jaga," jelas Bashori, melalui rilis, Rabu (19/12/2012).
Dengan instruksi Danlanud Husein Kolonel Pnb Sri Pulung Dwatmastu, pesawat berhasil mendarat melalui runway 29 dengan aman atas panduan Tim Rescue Lanud Husein Sastranegara.
"Dalam tempo singkat seluruh Rescue Team menempati posisinya masing-masing untuk mengamankan pendaratan pesawat tersebut," jelasnya.
Untuk memastikan kondisi roda, pesawat sempat melakukan overhead (melintas dari atas run way) sebanyak dua kali, baru kemudian pesawat digiring ke Apron (parkiran pesawat). "Cuaca saat itu sebenarnya clear (cerah),"ujarnya.
(lns)