SILPA DKI 2013, untuk banjir dan macet
Rabu, 19 Desember 2012 - 03:16 WIB
SILPA DKI 2013, untuk banjir dan macet
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengaku belum mengetahui dinas mana yang menyumbang Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) DKI. Namun, Jokowi mengakui SILPA DKI yang diperkirakan mencapai angka Rp8 triliun ini karena perencanaan pemanfaatan anggaran yang tidak matang.
"Enggak tahu. Belum rampung hitungannya. Bisa di pertamanan, bisa di PU, di Pendidikan. Tapi belum, saya belum dapat informasi lagi. Tapi saya hitung-hitung lebih dari yang kemarin. Itu karena apa? Perencanaanya yang enggak matang," kata Jokowi di Balaikota, Jakarta, Selasa (18/12/2012).
Sedangkan untuk pemanfaatan SILPA pada tahun 2013 mendatang, mantan Wali Kota Solo ini menegaskan akan mengkonsentrasikannya ke dalam dua permasalahan di Jakarta yang menjadi prioritas, yakni kemacetan dan banjir.
"Ya, sudah dimasukkan dalam perkiraan struktur keuangannya. Nanti yang jelas SILPA itu akan konsentrasi ke hal-hal yang berkaitan dengan prioritas, macet dan banjir. Mungkin dengan pembebasan tanah, penataan kampung termasuk. Kampungnya belum dapat," tukas Jokowi.
Sebelumnya diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memperkirakan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang ada dalam APBD DKI tahun 2012 ini mencapai Rp8 triliun.
Dengan perolehan angka ini, SILPA DKI mengalami kenaikan setiap tahunnya. Tahun 2010 lalu SILPA DKI diketahui mencapai Rp. 4 triliun, dan pada APBD DKI tahun 2011 lalu sudah mencapai Rp6,4 triliun.
"Enggak tahu. Belum rampung hitungannya. Bisa di pertamanan, bisa di PU, di Pendidikan. Tapi belum, saya belum dapat informasi lagi. Tapi saya hitung-hitung lebih dari yang kemarin. Itu karena apa? Perencanaanya yang enggak matang," kata Jokowi di Balaikota, Jakarta, Selasa (18/12/2012).
Sedangkan untuk pemanfaatan SILPA pada tahun 2013 mendatang, mantan Wali Kota Solo ini menegaskan akan mengkonsentrasikannya ke dalam dua permasalahan di Jakarta yang menjadi prioritas, yakni kemacetan dan banjir.
"Ya, sudah dimasukkan dalam perkiraan struktur keuangannya. Nanti yang jelas SILPA itu akan konsentrasi ke hal-hal yang berkaitan dengan prioritas, macet dan banjir. Mungkin dengan pembebasan tanah, penataan kampung termasuk. Kampungnya belum dapat," tukas Jokowi.
Sebelumnya diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memperkirakan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang ada dalam APBD DKI tahun 2012 ini mencapai Rp8 triliun.
Dengan perolehan angka ini, SILPA DKI mengalami kenaikan setiap tahunnya. Tahun 2010 lalu SILPA DKI diketahui mencapai Rp. 4 triliun, dan pada APBD DKI tahun 2011 lalu sudah mencapai Rp6,4 triliun.
(san)