Ahok: Pakai angggaran, jangan dimark-up
Rabu, 19 Desember 2012 - 06:27 WIB
Ahok: Pakai angggaran, jangan dimark-up
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) secara gamblang menyatakan agar para pengelola keuangan daerah jangan takut untuk menggunakan anggaran yang ada. Terlebih lagi jika ketakutan itu mengakibatkan naiknya jumlah Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) DKI.
Para pengelola keuangan daerah jangan takut dituduh korupsi, hingga menyebabkan banyaknya program pembangunan yang tidak dilaksanakan.
"SILPA jangan banyak jumlahnya gara-gara ketakutan yang enggak perlu. Lakukan saja, yang penting jangan dimark up. Masa uang ada, tapi kita tidak bisa bangun. Akhirnya sisa anggaran semakin banyak mencapai Rp8 triliun," jelas Basuki, di Jakarta, kemarin.
Basuki menegaskan, pihaknya akan memotong anggaran yang tidak perlu, dan pembelian lahan akan dipercepat untuk menghindari SILPA yang tinggi pada 2013 mendatang.
"Kita akan lihat, kalau tidak tercapai karena pembebasan lahan, ya kita tidak bisa salahin. Tapi kalau tidak tercapai karena tendernya, maka akan kita potong anggarannya," tukasnya.
Para pengelola keuangan daerah jangan takut dituduh korupsi, hingga menyebabkan banyaknya program pembangunan yang tidak dilaksanakan.
"SILPA jangan banyak jumlahnya gara-gara ketakutan yang enggak perlu. Lakukan saja, yang penting jangan dimark up. Masa uang ada, tapi kita tidak bisa bangun. Akhirnya sisa anggaran semakin banyak mencapai Rp8 triliun," jelas Basuki, di Jakarta, kemarin.
Basuki menegaskan, pihaknya akan memotong anggaran yang tidak perlu, dan pembelian lahan akan dipercepat untuk menghindari SILPA yang tinggi pada 2013 mendatang.
"Kita akan lihat, kalau tidak tercapai karena pembebasan lahan, ya kita tidak bisa salahin. Tapi kalau tidak tercapai karena tendernya, maka akan kita potong anggarannya," tukasnya.
(san)