Sulbar terima DIPA Rp6,1 T
Selasa, 18 Desember 2012 - 18:31 WIB
Sulbar terima DIPA Rp6,1 T
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) dan lima Pemerintah Kabupatennya (Pemkab) menerima Daftar Isian Proyek Anggaran (DIPA) tahun anggaran 2013 total sebesar Rp6,1 triliun lebih.
Dana itu meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp333.716.412.084 atau 5,76 persen. Untuk diketahui, DIPA Sulbar tahun anggaran 2012 sebesar Rp5.789.002.873.000.
Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh mengatakan, penyerahan DIPA ini lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya. Ini mencerminkan agar proses pembangunan dan pencairan anggaran berlangsung lebih tepat waktu.
"Juga lebih merata dan memberikan dampak multiplikasi atau multiplier effect yang lebih besar pada kegiatan perekonomian kita. Saya berharap, seluruh Bupati dan pimpinan unit kerja yang menerima DIPA maupun dana transfer yang masuk ke batang tubuh masing-masing APBD untuk segera memproses permintaan dana melalui Kantor KPPN Mamuju dan Majene," tuturnya, di Kantor Gubernur Sulbar, Selasa (18/12/2012).
Meski secara umum mengalami kenaikan DIPA, namun ada penurunan di sektor belanja yang teralokasi pada setiap instansi menjadi sebesar Rp2.108.106.481.000. Sebelumnya dana tersebut pada tahun 2012 sebesar Rp2.314.207.392.000, turun sebesar Rp206.100.911.000 atau 8,9 persen.
Dari gambaran itu, Anwar meminta untuk mengurangi anggaran perjalanan dinas. Sebab dana yang ada harus dimanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulbar.
Dana itu meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp333.716.412.084 atau 5,76 persen. Untuk diketahui, DIPA Sulbar tahun anggaran 2012 sebesar Rp5.789.002.873.000.
Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh mengatakan, penyerahan DIPA ini lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya. Ini mencerminkan agar proses pembangunan dan pencairan anggaran berlangsung lebih tepat waktu.
"Juga lebih merata dan memberikan dampak multiplikasi atau multiplier effect yang lebih besar pada kegiatan perekonomian kita. Saya berharap, seluruh Bupati dan pimpinan unit kerja yang menerima DIPA maupun dana transfer yang masuk ke batang tubuh masing-masing APBD untuk segera memproses permintaan dana melalui Kantor KPPN Mamuju dan Majene," tuturnya, di Kantor Gubernur Sulbar, Selasa (18/12/2012).
Meski secara umum mengalami kenaikan DIPA, namun ada penurunan di sektor belanja yang teralokasi pada setiap instansi menjadi sebesar Rp2.108.106.481.000. Sebelumnya dana tersebut pada tahun 2012 sebesar Rp2.314.207.392.000, turun sebesar Rp206.100.911.000 atau 8,9 persen.
Dari gambaran itu, Anwar meminta untuk mengurangi anggaran perjalanan dinas. Sebab dana yang ada harus dimanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulbar.
(rsa)