Residivis rampok antar provinsi didor
Selasa, 18 Desember 2012 - 16:06 WIB
Residivis rampok antar provinsi didor
A
A
A
Sindonews.com - Residivis perampokan lintas provinsi, Jumadi alias Iwan Jumalang (31) warga kampung Kacici kecamatan Tanralili kabupaten Maros, dilumpuhkan dengan tiga tembakan di Jalan Asrama Haji Sudiang.
Kepala Unit Operasional Polda Sulsel Komisaris Polisi (Kompol) M Yadin yang memimpin langsung penangkapan mengungkapkan bahwa pelaku merupakan residivis dan sudah dalam pengintaian.
"Anggota sudah melakukan penyelidikan dan mengetahui keberadaan pelaku, kamudian dikejar, dan lari makanya langsung dilumpuhkan dengan tembakan," kata dia saat dikonfirmasi, Selasa (18/12/2012).
Dia juga menjelaskan, bahwa pelaku ini sudah menjadi residivis. Dia biasanya melakukan pencurian dengan langsung membobol rumah warga, serta merampok dengan kekerasan.
"Dia juga sudah pernah di tembak dibagian dadanya saat melakukan tindak pidana di Palu namun masih bisa kabur, dan akhirnya dilumpuhkan di Makassar," ungkapnya.
Saat dilakukan pengejaran, lanjut dia anggota sempat mengeluarkan tambakan peringatan ke udara, namun pelaku tidak mengindahkannya.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Endi Sutendi mengungkapkan bahwa penembakan terhadap residivis tersebut sudah tepat.
"Kan saat dilakukan tembakan peringatan dia (pelaku) masih berusaha untuk kabur," kata dia saat dikonfirmasi.
Kepala Unit Operasional Polda Sulsel Komisaris Polisi (Kompol) M Yadin yang memimpin langsung penangkapan mengungkapkan bahwa pelaku merupakan residivis dan sudah dalam pengintaian.
"Anggota sudah melakukan penyelidikan dan mengetahui keberadaan pelaku, kamudian dikejar, dan lari makanya langsung dilumpuhkan dengan tembakan," kata dia saat dikonfirmasi, Selasa (18/12/2012).
Dia juga menjelaskan, bahwa pelaku ini sudah menjadi residivis. Dia biasanya melakukan pencurian dengan langsung membobol rumah warga, serta merampok dengan kekerasan.
"Dia juga sudah pernah di tembak dibagian dadanya saat melakukan tindak pidana di Palu namun masih bisa kabur, dan akhirnya dilumpuhkan di Makassar," ungkapnya.
Saat dilakukan pengejaran, lanjut dia anggota sempat mengeluarkan tambakan peringatan ke udara, namun pelaku tidak mengindahkannya.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Endi Sutendi mengungkapkan bahwa penembakan terhadap residivis tersebut sudah tepat.
"Kan saat dilakukan tembakan peringatan dia (pelaku) masih berusaha untuk kabur," kata dia saat dikonfirmasi.
(ysw)