Tak punya KJS, warga dipersulit rumah sakit
Senin, 17 Desember 2012 - 17:26 WIB
Tak punya KJS, warga dipersulit rumah sakit
A
A
A
Sindonews.com - Program Kartu Jakarta Sehat (KJS) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tak berjalan lancar. Banyaknya warga Jakarta yang belum mendapatkan KJS dinilai menjadi sebab mandulnya program Jakarta baru yang digambar-gemborkan Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi).
Seperti yang menimpa Bera (38), warga Kelurahan Maphar, Jakarta, ini misalkan. Dia terbentur dengan biaya administrasi rumah sakit perawatan anaknya di RS Boedi Kemuliaan.
Untuk mengurus masalah administrasi, pihak rumah sakit meminta surat keterangan untuk membuat KJS. Kemudian, Bera memutuskan untuk datang ke Kelurahan Maphar.
"Untuk masalah administrasi, pihak rumah sakit meminta surat keterangan rujukan membuat kartu sehat. Makanya saya kemari," ujar warga Rt 006, di Kelurahan Maphar, Jakarta Barat, Senin (17/12/2012).
Namun, pihak kelurahan tidak bisa berbuat apa-apa. Karena, pihak yang berwenang mengeluarkan surat rujukan untuk membuat KJS adalah Puskesmas.
"Jadi gini pa, kita tidak bisa mengeluarkan surat keterangan atau rujukan, karena yang berwenang mengeluarkan itu Puskesmas," ujar Sekretaris Kelurahan Sri Pujiastuti.
Sayangnya, waktu menunjukan sore hari sehingga Bera tidak dapat mengurus surat rujukan tersebut ke Puskesmas. Terpaksa, dengan tangan kosong dan wajah muram, Bera akhirnya pulang dengan tangan hampa. Pihak kelurahan hanya dapat menyarankan untuk datang kembali esok pagi ke Puskesmas terdekat.
"Sebaiknya, besok pagi bapak ke Puskesmas untuk minta surat rujukan," tandas Sri.
Kartu Jakarta Sehat dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk seluruh Warga Jakarta. Dengan syarat, mereka memiliki KTP DKI. Sayangnya, pendistribusian KJS ini belum menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Hingga masyarakat mengalami kesulitan dalam berobat ke rumahs sakit.
Seperti yang menimpa Bera (38), warga Kelurahan Maphar, Jakarta, ini misalkan. Dia terbentur dengan biaya administrasi rumah sakit perawatan anaknya di RS Boedi Kemuliaan.
Untuk mengurus masalah administrasi, pihak rumah sakit meminta surat keterangan untuk membuat KJS. Kemudian, Bera memutuskan untuk datang ke Kelurahan Maphar.
"Untuk masalah administrasi, pihak rumah sakit meminta surat keterangan rujukan membuat kartu sehat. Makanya saya kemari," ujar warga Rt 006, di Kelurahan Maphar, Jakarta Barat, Senin (17/12/2012).
Namun, pihak kelurahan tidak bisa berbuat apa-apa. Karena, pihak yang berwenang mengeluarkan surat rujukan untuk membuat KJS adalah Puskesmas.
"Jadi gini pa, kita tidak bisa mengeluarkan surat keterangan atau rujukan, karena yang berwenang mengeluarkan itu Puskesmas," ujar Sekretaris Kelurahan Sri Pujiastuti.
Sayangnya, waktu menunjukan sore hari sehingga Bera tidak dapat mengurus surat rujukan tersebut ke Puskesmas. Terpaksa, dengan tangan kosong dan wajah muram, Bera akhirnya pulang dengan tangan hampa. Pihak kelurahan hanya dapat menyarankan untuk datang kembali esok pagi ke Puskesmas terdekat.
"Sebaiknya, besok pagi bapak ke Puskesmas untuk minta surat rujukan," tandas Sri.
Kartu Jakarta Sehat dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk seluruh Warga Jakarta. Dengan syarat, mereka memiliki KTP DKI. Sayangnya, pendistribusian KJS ini belum menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Hingga masyarakat mengalami kesulitan dalam berobat ke rumahs sakit.
(san)