Polisi ungkap jaringan judi togel
Minggu, 16 Desember 2012 - 16:06 WIB
Polisi ungkap jaringan judi togel
A
A
A
Sindonews.com - Dalam seminggu Polisi berhasil mengungkap dan menangkap sembilan orang tersangka yang menjadi agen Togel. Mereka antara lain FD, MD, ST, LN, MF, GT, SH, SW dan SR.
Kesembilan pelaku ini mengaku sudah melakukan praktek judi togel, satu sampai dua tahun lamanya.
Modus yang mereka gunakan, dengan mendaftarkan diri pada bandar togel untuk mendapatkan kupon dan rekapan, untuk diberitahukan pada warga yang tertarik untuk memasang togel.
"Setelah mendapatkan kupon dan rekapan, pelaku mengajak warga sekitar untuk memasang togel dengan menjelaskan cara memasangnya dengan harga perlembar Rp1.000," terang Kasubdit Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heriawan, di Remob Mapolda Metro Jaya, Minggu (16/12/2012).
Ia mengaku, petugas akan serius melakukan penindakan represif, pada kegiatan judi togel ini. Karena, target pasar judi togel ini, masyarakat menengah ke bawah yang berada di sekitar agen judi togel.
"Kita serius melakukan tindakan represif pada pelaku ini, karena mereka menyasar orang kecil yang kemudian akan berdampak pada ekomi mereka," lanjutnya.
Kesembilan pelaku ini mengaku sudah melakukan praktek judi togel, satu sampai dua tahun lamanya.
Modus yang mereka gunakan, dengan mendaftarkan diri pada bandar togel untuk mendapatkan kupon dan rekapan, untuk diberitahukan pada warga yang tertarik untuk memasang togel.
"Setelah mendapatkan kupon dan rekapan, pelaku mengajak warga sekitar untuk memasang togel dengan menjelaskan cara memasangnya dengan harga perlembar Rp1.000," terang Kasubdit Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heriawan, di Remob Mapolda Metro Jaya, Minggu (16/12/2012).
Ia mengaku, petugas akan serius melakukan penindakan represif, pada kegiatan judi togel ini. Karena, target pasar judi togel ini, masyarakat menengah ke bawah yang berada di sekitar agen judi togel.
"Kita serius melakukan tindakan represif pada pelaku ini, karena mereka menyasar orang kecil yang kemudian akan berdampak pada ekomi mereka," lanjutnya.
(stb)