Tak punya KJS, warga Jakarta takut berobat
Sabtu, 15 Desember 2012 - 11:24 WIB
Tak punya KJS, warga Jakarta takut berobat
A
A
A
Sindonews.com - Program kesehatan gratis dan murah bagi warga kurang mampu di Jakarta, terus digalakkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Diantaranya dengan membagikan Kartu Jakarta Sehat (KJS). Namun, banyak warga salah paham dengan kartu sehat itu.
Banyak yang beranggapan untuk bisa berobat gratis harus memiliki kartu sehat terlebih dahulu. Padahal, untuk berobat di Puskesmas, tidak mesti ada kartu sehat. Karena, semuanya sudah ditanggung Pemprov DKI Jakarta.
"Pelayanan di Puskesmas ini semua gratis. Kita kan ikut perintah atasan saja. Permasalahannya, warga pada enggak mau berobat. Karena yang mereka tahu kan kalau gratis pake kartu sehat," tutur Kepala Tata Usaha Puskesmas Kecamatan Tambora Ruspendi kepada Sindonews di Puskesmas, Jalan Krendang, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (15/12/2012).
Dia menjelaskan, dari delapan kelurahan yang ada di Kecamatan Tambora, baru sekitar 3.000 kartu yang dibagikan. "Nah, kan baru 3.000 kartu yang dibagikan. Itu bertepatan dengan kedatangan Jokowi di RW 04 Kelurahan Tambora," tambahnya.
Ruspendi menyarankan, hal ini untuk dikonfirmasikan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk segera mempercepat distribusi KJS ke seluruh warga DKI Jakarta. "Coba ditanyakan lagi ke sana (Pemprov). Ya biar buru-buru selesai," tukasnya.
Banyak yang beranggapan untuk bisa berobat gratis harus memiliki kartu sehat terlebih dahulu. Padahal, untuk berobat di Puskesmas, tidak mesti ada kartu sehat. Karena, semuanya sudah ditanggung Pemprov DKI Jakarta.
"Pelayanan di Puskesmas ini semua gratis. Kita kan ikut perintah atasan saja. Permasalahannya, warga pada enggak mau berobat. Karena yang mereka tahu kan kalau gratis pake kartu sehat," tutur Kepala Tata Usaha Puskesmas Kecamatan Tambora Ruspendi kepada Sindonews di Puskesmas, Jalan Krendang, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (15/12/2012).
Dia menjelaskan, dari delapan kelurahan yang ada di Kecamatan Tambora, baru sekitar 3.000 kartu yang dibagikan. "Nah, kan baru 3.000 kartu yang dibagikan. Itu bertepatan dengan kedatangan Jokowi di RW 04 Kelurahan Tambora," tambahnya.
Ruspendi menyarankan, hal ini untuk dikonfirmasikan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk segera mempercepat distribusi KJS ke seluruh warga DKI Jakarta. "Coba ditanyakan lagi ke sana (Pemprov). Ya biar buru-buru selesai," tukasnya.
(san)