Ibu muda ajak dua anaknya bunuh diri
Jum'at, 14 Desember 2012 - 20:08 WIB
Ibu muda ajak dua anaknya bunuh diri
A
A
A
Sindonews.com - Dina Yanwati (36), seorang ibu muda dan dua anaknya ditemukan tewas diduga bunuh diri, di Perumahan Taman Bumi Prima, Blok G, Nomor 8, Jalan Pesanteren, Kota Cimahi, Jawa Barat.
Dina ditemukan tewas dengan tubuh menggantung, memakai sehelai kain samping. Sementara dua orang anaknya, Muhamad alif (4) dan Muhamad Salim (1), tewas tergeletak di ruang tengah rumah.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul menyatakan, dari ketiga orang tersebut tidak ditemukan tanda kekerasan. "Tim identifikasi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan dari ketiga jenazah tersebut," kata Martinus Sitompul, Cimahi, Jumat (14/12/2012).
Martinus menuturkan, sebelum terjadinya peristiwa naas tersebut, pada Kamis 13 Desember 2012, Dina beserta suami, dan kedua anaknya, ditemani kakak iparnya Kustiono, pergi berobat ke sebuah pesantren di Tasikmalaya, Jawa Barat.
Mereka pulang dari rumah sakit sekira 23.30 WIB. Lalu suaminya melanjutkan perjalanan ke daerah Sukajadi, Bandung sekira pukul 02.00 WIB dini hari tadi. Kemudian, Dina dan kedua anaknya, serta kakak iparnya tidur di ruangan yang berbeda di rumah tersebut.
Tetapi sekira pukul 04.00 WIB, Kustiono dikagetkan dengan melihat ibu dan dua anak itu sudah tak bernyawa. Dia melihat Dina tewas menggantung lehernya di bawah tangga rumah. Sedangkan kedua anaknya tewas di dalam kamar dan ruang televisi.
Pihak kepolisian dan tim identifikasi Polres Cimahi melakukan olah TKP. Ketiga jenazah lalu dibawa ke kamar jenazah RSHS untuk diotopsi. Polisi menyatakan dugaan sementara, Dina melakukan bunuh diri.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sudah lama ibu muda tersebut menderita depresi.
Dina ditemukan tewas dengan tubuh menggantung, memakai sehelai kain samping. Sementara dua orang anaknya, Muhamad alif (4) dan Muhamad Salim (1), tewas tergeletak di ruang tengah rumah.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul menyatakan, dari ketiga orang tersebut tidak ditemukan tanda kekerasan. "Tim identifikasi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan dari ketiga jenazah tersebut," kata Martinus Sitompul, Cimahi, Jumat (14/12/2012).
Martinus menuturkan, sebelum terjadinya peristiwa naas tersebut, pada Kamis 13 Desember 2012, Dina beserta suami, dan kedua anaknya, ditemani kakak iparnya Kustiono, pergi berobat ke sebuah pesantren di Tasikmalaya, Jawa Barat.
Mereka pulang dari rumah sakit sekira 23.30 WIB. Lalu suaminya melanjutkan perjalanan ke daerah Sukajadi, Bandung sekira pukul 02.00 WIB dini hari tadi. Kemudian, Dina dan kedua anaknya, serta kakak iparnya tidur di ruangan yang berbeda di rumah tersebut.
Tetapi sekira pukul 04.00 WIB, Kustiono dikagetkan dengan melihat ibu dan dua anak itu sudah tak bernyawa. Dia melihat Dina tewas menggantung lehernya di bawah tangga rumah. Sedangkan kedua anaknya tewas di dalam kamar dan ruang televisi.
Pihak kepolisian dan tim identifikasi Polres Cimahi melakukan olah TKP. Ketiga jenazah lalu dibawa ke kamar jenazah RSHS untuk diotopsi. Polisi menyatakan dugaan sementara, Dina melakukan bunuh diri.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sudah lama ibu muda tersebut menderita depresi.
(san)