Takut ditangkap, preman telan 5 butir ineks

Jum'at, 14 Desember 2012 - 18:05 WIB
Takut ditangkap, preman...
Takut ditangkap, preman telan 5 butir ineks
A A A
Sindonews.com - Ulah lucu ditunjukkan seorang preman kafe, di Jalan Soekarno Hatta, Palembang. Saat hendak ditangkap polisi, dia malah menelan lima butir ineks miliknya, hingga membuatnya nyaris tewas lantaran over dosis (OD).

Peristiwa penangkapan itu terjadi di rumah kosan tersangka Hermansyah alias Herman Kodol (33), di Jalan Talang Ratu, samping Indomaret, KM 5 Palembang.

Awalnya anggota Unit IV Subdit tiga Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan (Sumsel) akan menangkap tersangka karena terlibat kasus pengeroyokan dan penusukan korban Jon Nasirwan (52), warga Jalan Sukawinatan, Lorong Suka Bakti II, RT 052, RW 007, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang.

Namun tersangka yang habis memakai narkoba jenis sabu di kosnya langsung kaget, ketika mengetahui polisi datang dan langsung cepat masuk ke dalam kamarnya, dan menelan langsung lima butir ineks warna merah yang diduga hendak dijual di kafe tempatnya bekerja.

"Untung saja anggota kita cepat masuk ke dalam kamar tersangka dan dengan cepat membawa tersangka ke rumah sakit Bhayangkara, guna menolong OD tersangka," ungkap Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Kristovo Arianto, di Mapolda Sumsel, Jumat (14/12/2012).

Setelah dirawat sekira lima jam, akhirnya nyawa warga Jalan Pengadilan Pulo Gadung, Blok C, RT 40, Keluarahan Sukarami, Kecamatan Alang-Alang Lebar (AAL), Palembang, ini selamat dari maut.

"Untuk diketahui tersangka ini salah satu tersangka kasus pengeroyokan di kafe tempatnya bekerja pada tanggal 28 November 2012 sekira pukul 03.00 WIB. Dimana korbannya seorang pengunjung kafe tersebut," tandasnya.

Lebih lanjut Kristovo menjelaskan, gara-gara masalah sepele dan ribut mulut dengan korban, tersangka akhirnya menusuk paha kiri korban dengan pisau.

"Tak hanya itu, tersangka yang sudah emosi juga memukul punggung belakang korban, hingga korban jatuh tersungkur dan bersimbah darah," tukasnya.

Sehabis menusuk korban, tersangka langsung kabur dan sempat masuk daftar pencarian orang (DPO) Polsekta Sukarami Palembang, karena korban seusai kejadian melapor ke Polsekta Sukarami.

"Kita mendapat informasi bahwa tersangka ini merupakan DPO Polsekta Sukarami, jadi karena anggota kita dapat informasi keberadaan tersangka, sehingga tersangka berhasil ditangkap di rumah kosannya bersama wanita selingkuhannya," katanya.

Hingga kemarin, pihaknya juga masih mengembangkan dari mana tersangka mendapatkan barang-haram narkoba tersebut.

"Jadi selain dijerat Pasal 170 atau penganiayaan, tersangka akan kita jerat juga dengan kasus naskoba,"katanya.

Termasuk sambung Kristovo didampingi Kanit IV, AKP Jainuri, mengembangkan dugaan tersangka memiliki senjata api (senpi).

Sementara itu, tersangka Herman Kodol mengakui dia terlibat penusukan korban di kafe tempatnya bekerja pada bulan November lalu.

"Saya melakukan itu, karena kesal dengan korban yang menantang saya," ungkap Herman di Mapolda Sumsel.

Bapak dua anak ini menambahkan, sedangkan bekas pipet sabu dan BB ineks yang ditelannya berasal dari temannya berinisia A.

"Saya sudah satu tahun terakhir ini bekerja sebagai keamanan atau satpam di kafe itu. Termasuk juga kalau orang atau pengunjung butuh narkoba sabu atau ineks, saya selalu menjadi kurir mereka untuk membeli di luar," pungkasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
5 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
6 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved