Buruh tuding Disnaker bersengkokol dengan pengusaha
Kamis, 13 Desember 2012 - 20:39 WIB
Buruh tuding Disnaker bersengkokol dengan pengusaha
A
A
A
Sindonews.com - Ratusan buruh dari empat kabupaten menggelar aksi unjukrasa dikantor Bupati Jombang, Jawa Timur. Mereka mengecam sikap bupati dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jombang yang dinilai menghalang-halangi buruh untuk membentuk serikat pekerja.
Buruh juga menuding pemerintah Kabupaten Jombang bersekongkol dengan para pengusaha untuk mempersulit para buruh di Jombang yang hendak membentuk serikat pekerja.
Dalam demo tersebut, nyaris terjadi keributan saat para buruh hendak menerobos barikade polisi namun dihalang-halangi oleh rekan mereka yang lain.
Para buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPMI) dari berbagai kabupaten itu geram dengan sikap pemerintah kabupaten jombang yang selama ini mempersulit para buruh di kota santri itu untuk membentuk serikat pekerja.
Salah satunya seperti yang dialami oleh para buruh perusahaan pakan ternak milik pengusaha korea, PT Cheil Jeddang Feed di Mojoagung, Jombang.
Menurut buruh, sejak berjuang membentuk serikat pekerja, mereka dipersulit dan terus diintimidasi oleh perusahaan. Ironisnya, upaya mempersulit tersebut tak hanya dilakukan oleh perusahaannya saja, namun juga oleh Disnaker Kabupaten Jombang.
Koordinator Aksi, Agung membeberkan, saat mengajukan surat rekomendasi pendirian serikat pekerja ke Kantor Disnaker, para buruh justru diadukan oleh Disnaker kepada PT Cheil Jeddang tempatnya bekerja.
"Apa yang dilakukan disnaker merupakan pelanggaran. Karena kami mempunyai hak untuk berserikat, kami mendesak agar bupati memecat kepala Disnaker Jombang," teriaknya, Kamis (13/12/2012).
Setelah dilakukan negosiasi, Pemkab Jombang yang diwakili Warto, Asisten I berjanji akan segera menyelesaikan masalah tersebut maksimal satu minggu ini.
Namun jika tuntutan mereka tidak di penuhi/ para buruh dari berbagai daerah di Jatim mengancam akan terus mendemo kantor Bupati Jombang.
Buruh juga menuding pemerintah Kabupaten Jombang bersekongkol dengan para pengusaha untuk mempersulit para buruh di Jombang yang hendak membentuk serikat pekerja.
Dalam demo tersebut, nyaris terjadi keributan saat para buruh hendak menerobos barikade polisi namun dihalang-halangi oleh rekan mereka yang lain.
Para buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPMI) dari berbagai kabupaten itu geram dengan sikap pemerintah kabupaten jombang yang selama ini mempersulit para buruh di kota santri itu untuk membentuk serikat pekerja.
Salah satunya seperti yang dialami oleh para buruh perusahaan pakan ternak milik pengusaha korea, PT Cheil Jeddang Feed di Mojoagung, Jombang.
Menurut buruh, sejak berjuang membentuk serikat pekerja, mereka dipersulit dan terus diintimidasi oleh perusahaan. Ironisnya, upaya mempersulit tersebut tak hanya dilakukan oleh perusahaannya saja, namun juga oleh Disnaker Kabupaten Jombang.
Koordinator Aksi, Agung membeberkan, saat mengajukan surat rekomendasi pendirian serikat pekerja ke Kantor Disnaker, para buruh justru diadukan oleh Disnaker kepada PT Cheil Jeddang tempatnya bekerja.
"Apa yang dilakukan disnaker merupakan pelanggaran. Karena kami mempunyai hak untuk berserikat, kami mendesak agar bupati memecat kepala Disnaker Jombang," teriaknya, Kamis (13/12/2012).
Setelah dilakukan negosiasi, Pemkab Jombang yang diwakili Warto, Asisten I berjanji akan segera menyelesaikan masalah tersebut maksimal satu minggu ini.
Namun jika tuntutan mereka tidak di penuhi/ para buruh dari berbagai daerah di Jatim mengancam akan terus mendemo kantor Bupati Jombang.
(ysw)