DPRD Kabupaten Blitar minta BUMD dibekukan

Kamis, 13 Desember 2012 - 01:15 WIB
DPRD Kabupaten Blitar...
DPRD Kabupaten Blitar minta BUMD dibekukan
A A A
Sindonews.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar mendesak eksekutif untuk melakukan merger CV Cahaya Sejahtera Sentosa (CSS) dengan BUMD lain yang lebih produktif. Sebab CV yang memiliki niaga produksi tepung cassava tersebut, hingga kini tidak memberikan kontribusi kepada pendapatan daerah (PAD).

“Lebih baik semua fasilitas yang ada dialihkan untuk yang lain,“ ujar Sekertaris Komisi II DPRD Kabupaten Blitar Idris Marbawi kepada wartawan.

CV CSS merupakan BUMD Kabupaten Blitar yang bergerak dalam usaha tiwul instan. Usaha ini berdiri tahun 2004 pada era Bupati Blitar alm Imam Muhadi. Selain membuka lapangan kerja, harapan usaha yang dilengkapi dengan beragam fasilitas yang lengkap bisa meningkatkan PAD Kabupaten Blitar.

Namun, kata Idris, dalam perjalananya, CV CSS tidak mampu menjalankan tugas dan fungsinya. Saat ini, Pemkab Blitar hanya memiliki saham 35 % atas CV CSS. Saham terbesar selebihnya dikuasai pemilik modal dari Jakarta. Pemkab Blitar sendiri telah menyuntikkan bantuan dana sebesar Rp375 juta dari APBD.

“Namun sampai saat ini apa yang kita dapat?. Sudah saatnya kita mencabut saham yang ada,“ tegas Idris.

Menurut Idris, dana yang digelontorkan akan lebih bermanfaat jika digunakan untuk memaksimalkan BUMD lain. Misalnya CV Savitri Indah yang bergerak di bidang percetakan dan obat-obatan (apotek).

Tidak hanya anggaran. Politisi dari PKB itu meminta fasilitas gedung CV CSS dimanfaatkan untuk pengembangan BUMD lain. “Sebab prinsipnya sudah jelas. BUMD harus mampu memberikan kontribusi jelas kepada daerah,“ pungkasnya.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar Maulan mengatakan jika pihaknya sudah berfikir jauh hari untuk meminta saham 35 % yang ditanamkan di CV CSS. “Sebab dari catatan kita memang perkembangan saham 35 % tersebut tidak signifikan,“ ujarnya.

Maulan menambahkan bahwa Kabupaten Blitar memiliki potensi yang besar untuk beragam investasi usaha. Karenanya tugas dinasnya adalah mempromosikanya. “Dan perkembangan usaha harus mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,“ pungkasnya.

Seperti diketahui, selain CV CSS, Pemkab Blitar juga memberikan suntikan dana kepada CV Savitri sebesar Rp50 miliar, PDAM sebesar Rp1,6 miliar, PT BPR sebesar Rp5,5 miliar dan Bank Jatim sebesar Rp1,6 miliar.
(san)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
13 menit yang lalu
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
9 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
11 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
12 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
12 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
13 jam yang lalu
Infografis
NASA Minta Penduduk...
NASA Minta Penduduk Bumi Siaga 1, Kondisi Alam Semesta Tak Stabil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved