Ribuan surat kendaraan disita dalam Operasi Zebra
Rabu, 12 Desember 2012 - 19:17 WIB
Ribuan surat kendaraan disita dalam Operasi Zebra
A
A
A
Sindonews.com - 14 hari operasi Zebra yang dilakukan sejak 28 November hingga 11 Desember, menjerat ribuan pengguna kendaraan akibat melanggar lalu lintas. Sampai saat ini motor masih menempati urutan terdepan dalam pelanggaran.
"Motor masih menempati posisi terbanyak dalam pelanggaran. Jenis pelanggaran yang paling banyak dilakukan melanggar marka jalan, tidak menggunakan helem dan surat tidak lengkap," terang Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (12/12/2012)
Sementara untuk barang bukti, yang disita berupa SIM sebanyak 3866, STNK 6135, STUK 18, kendaraan roda dus 150 unit dan roda empat 10 unit. Untuk jenis kelamin yang paling banyak melanggar, pria sebanyak 9341 orang dan wanita 851 orang.
Selain itu perbandingan jumlah pelanggaran sebelum operasi dan setelah operasi, mengalami penurunan signifikan. Karena adanya penegakan hukum baik secara teguran maupun penindakan.
"Hasil pelanggaran turun sebesar 20 persen. Ini karena adanya penegakan hukum baik tilang maupun teguran jadi ada upaya kepolisian merubah perilaku masyarakat dari hilir," lanjutnya.
"Motor masih menempati posisi terbanyak dalam pelanggaran. Jenis pelanggaran yang paling banyak dilakukan melanggar marka jalan, tidak menggunakan helem dan surat tidak lengkap," terang Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (12/12/2012)
Sementara untuk barang bukti, yang disita berupa SIM sebanyak 3866, STNK 6135, STUK 18, kendaraan roda dus 150 unit dan roda empat 10 unit. Untuk jenis kelamin yang paling banyak melanggar, pria sebanyak 9341 orang dan wanita 851 orang.
Selain itu perbandingan jumlah pelanggaran sebelum operasi dan setelah operasi, mengalami penurunan signifikan. Karena adanya penegakan hukum baik secara teguran maupun penindakan.
"Hasil pelanggaran turun sebesar 20 persen. Ini karena adanya penegakan hukum baik tilang maupun teguran jadi ada upaya kepolisian merubah perilaku masyarakat dari hilir," lanjutnya.
(stb)