Flu burung, kandang itik disemprot disinfektan
Rabu, 12 Desember 2012 - 09:32 WIB
Flu burung, kandang itik disemprot disinfektan
A
A
A
Sindonews.com - Akibat jumlah itik yang mati mendadak karena virus flu burung mencapai 11.000 ekor, maka Dinas Peternakan Brebes melakukan penyemprotan disinfektan ke kandang peternak itik.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Peternakan Brebes Jhoni Murahman mengatakan, pihaknya segera menangani persoalan flu burung yang menimpa itik warga. Salah satunya dengan melakukan penyemprotan disinfektan.
"Salah satu upaya kami dengan melakukan penyemprotan disinfektan ke kandang ternak itik di Brebes," ujar Jhoni di Brebes, Rabu (12/12/2012).
Upaya dinas peternakan lainnya yaitu, dengan mencegah keluar masuknya itik baru karena nantinya akan sulit mendeteksi itik yang telah tertular dan mana yang tidak.
Pihaknya juga akan mengubur itik yang mati mendadak dengan cara yang aman supaya menghindari penularan dan juga mengisolasi itik yang terkena virus.
Gejala penyebab kematian itik mendadak karena kena virus influenza. Gejala ini dibuktikan oleh pihak Balai Besar Veteriner Yogyakarta setelah mengambil sampel. "Hasil rapid test atau tes cepat di laboratorium balai menyatakan positif flu burung," tambahnya.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Peternakan Brebes Jhoni Murahman mengatakan, pihaknya segera menangani persoalan flu burung yang menimpa itik warga. Salah satunya dengan melakukan penyemprotan disinfektan.
"Salah satu upaya kami dengan melakukan penyemprotan disinfektan ke kandang ternak itik di Brebes," ujar Jhoni di Brebes, Rabu (12/12/2012).
Upaya dinas peternakan lainnya yaitu, dengan mencegah keluar masuknya itik baru karena nantinya akan sulit mendeteksi itik yang telah tertular dan mana yang tidak.
Pihaknya juga akan mengubur itik yang mati mendadak dengan cara yang aman supaya menghindari penularan dan juga mengisolasi itik yang terkena virus.
Gejala penyebab kematian itik mendadak karena kena virus influenza. Gejala ini dibuktikan oleh pihak Balai Besar Veteriner Yogyakarta setelah mengambil sampel. "Hasil rapid test atau tes cepat di laboratorium balai menyatakan positif flu burung," tambahnya.
(mhd)