Bolot dimata tetangga arogan

Selasa, 11 Desember 2012 - 17:03 WIB
Bolot dimata tetangga...
Bolot dimata tetangga arogan
A A A
Sindonews.com – Kendati suka mengocok perut pemirsa televisi. Rupanya, sosok komedian Haji Bolot dikenal arogan di mata tetangga.

Bahkan, aksi nekat rangga melaporkan Bolot ke polisi atas saran tetangga yang diantar oleh ayahnya.

“Rangga itu anak yatim, ibunya sudah meninggal. Sedangkan ayahnya tidak tinggal bersamanya. Dia di sini numpang dengan pamannya, kasian nasipnya Rangga,” ujar seorang ibu yang juga tetangga Bolot di Kampung Gunung, Gang Betawi RT 02/09 Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel, Selasa (11/12/2012).

Ia mengaku, peristiwa yang dialami Rangga, bukan yang pertama kali terjadi. Tetapi, korbannya bukan Rangga.

“Bolot dikenal ringan tangan mas, apalagi menyangkut keluarganya. Beberapa kali anak sini juga pernah dipukul sama Bolot,” ungkapnya.

Terpisah, Rangga mengaku terpaksa melaporkan peristiwa dugaan penganiayaan tersebut ke Polsek Ciputat, lantaran ayahnya mengetahui, dirinya baru saja dipukuli oleh keluarga Bolot.

“Ayah saya datang, terus melihat kondisi saya. Saya langsung diantar untuk melapor,” akunya polos.

Seperti diketahui sebelumnya, diduga menganiaya seorang pemuda, pelawak kondang Bolot yang bernama asli Muhmmad Sulaeman dilaporkan ke Polsek Ciputat, dengan LP 261/K/XII/2012/Sek Cip, pada Jumat (7/12) lalu.

Akibat penganiayaan tersebut, korban yang belakangan diketahui bernama Rangga Putra Sadewa (16) mengalami luka memar, lecet di bagian pipi kiri, leher belakang dan punggungnya.

Selain melaporkan Haji Bolot, Rangga yang tinggal bersama ibunya di kontrakan milik pelawak kondang itu, juga melaporkan anaknya Bolot yang bernama Mulyadi alias Sam dan menantunya yang bernama Surya.

Kepada petugas, Rangga mengaku peristiwa pemukulan itu terjadi pada Jumat (7/12/2012) lalu. Saat dirinya sedang berada di dalam kontrakan, Kampung Gunung, Gang Betawi RT 02/09 Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel.

“Saya dipanggil Bang Sam, eh pas sampai di belakang rumah Bolot, saya dipukuli oleh ketiga orang itu. Saya kaget, tiba-tiba dipukulin . Kata mereka saya disangka melihat cucunya saat sedang dipukuli orang," katanya, Selasa (11/12/2012).

Rangga menceritakan, aksi penganiayaan terhadap dirinya dipicu, lantaran Bolot mendapat laporan, Rangga hanya menyaksikan ketika Lira Larasati (18) yang tidak lain cucunya Bolot telah menjadi korban pemukulan di dekat Seven Eleven, Jombang, Ciputat, Kota Tangsel oleh segerombolan pemuda, Senin (3/12/2012) lalu.
(stb)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
50 menit yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
2 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
3 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
3 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
3 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
4 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved