Gara-gara ditegur, anak tega bunuh ayahnya
Minggu, 09 Desember 2012 - 22:28 WIB
Gara-gara ditegur, anak tega bunuh ayahnya
A
A
A
Sindonews.com - Akibat menenggak minuman keras atau alkohol, membuat Yulianus Hitipeo (28) tega membunuh ayahnya Royke AH (62), di rumahnya, Jalan H Ichank, Rt 007 Rw 005, Palsigunung, Cimanggis, Depok.
Yulianus membunuh ayahnya karena tersinggung dengan teguran sang ayah yang melarangnya untuk berhenti dari kebiasaannya minum-minuman keras.
Kapolres Depok AKBP Achmad Kartiko mengatakan, kasus tersebut merupakan penganiayaan berat yang mengakibatkan korban tewas. Saat ditemukan kondisi korban kritis dengan luka tusuk pada bagian perut dengan sebilah pisau masih menancap.
"Korban tewas saat perjalanan ke RS Tugu Ibu Cimanggis, Depok, saat ini proses sidik dilakukan oleh Polsek Cimanggis, korban selalu mabuk berat," kata Achmad Kartiko, Minggu (09/12/12).
Kanit Reskrim Polsek Cimanggis AKP Supriyadi menambahkan, korban mengalami luka tusuk serius di bagian perut. Satu tusukan pisau dapur yang diarahkan Yulianus berakibat fatal.
"Hanya satu tusukan di perut. Korban meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit," ucapnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, saat pertengkaran, disaksikan oleh adik tersangka. Namun, adiknya tak berani melerai karena tersangka sudah sangat kalap hingga tega menikam ayahnya. Korban memiliki lima orang anak.
"Warga yang mengamankan tersangka lalu melapor ke polsek setempat. Lalu tersangka diamankan," tandasnya.
Yulianus membunuh ayahnya karena tersinggung dengan teguran sang ayah yang melarangnya untuk berhenti dari kebiasaannya minum-minuman keras.
Kapolres Depok AKBP Achmad Kartiko mengatakan, kasus tersebut merupakan penganiayaan berat yang mengakibatkan korban tewas. Saat ditemukan kondisi korban kritis dengan luka tusuk pada bagian perut dengan sebilah pisau masih menancap.
"Korban tewas saat perjalanan ke RS Tugu Ibu Cimanggis, Depok, saat ini proses sidik dilakukan oleh Polsek Cimanggis, korban selalu mabuk berat," kata Achmad Kartiko, Minggu (09/12/12).
Kanit Reskrim Polsek Cimanggis AKP Supriyadi menambahkan, korban mengalami luka tusuk serius di bagian perut. Satu tusukan pisau dapur yang diarahkan Yulianus berakibat fatal.
"Hanya satu tusukan di perut. Korban meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit," ucapnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, saat pertengkaran, disaksikan oleh adik tersangka. Namun, adiknya tak berani melerai karena tersangka sudah sangat kalap hingga tega menikam ayahnya. Korban memiliki lima orang anak.
"Warga yang mengamankan tersangka lalu melapor ke polsek setempat. Lalu tersangka diamankan," tandasnya.
(maf)