Upaya bunuh diri dokter cantik gagal
Minggu, 09 Desember 2012 - 21:59 WIB
Upaya bunuh diri dokter cantik gagal
A
A
A
Sindonews.com - Tengku Farah Emilia (30) warga Nangka Gang Pepaya RT 006/015 Beji, Depok, seorang dokter berparas cantik mencoba bunuh diri di belakang rumahnya. Beruntung, upaya bunuh dirinya itu tidak sampai merenggut nyawanya.
Salah satu warga, Aam (50) menuturkan, saat itu dokter dengan tinggi badan 165 sentimeter itu, tengah duduk di belakang rumahnya dekat kebon pisang.
Tak disangkan, ternyata Farah membawa sebilah pisau. Saat itu Farah sempat duduk terdiam sebelum akhirnya ia berjalan menuju kebon pisang dan bersender di batang pohon pisang hingga menusukkan pisau ke perutnya.
"Berdarah-darah tadi, jadi saat jalan enggak kelihatan ia membawa pisau, ternyata pisaunya disembunyikan di balik dasternya, padahal cantik, dokter juga, kok bisa punya pikiran mau bunuh diri," kata Aam, di lokasi kejadian, Beji, Depok, Minggu (09/12/12).
Aam menjelaskan, Farah membawa pisau dapur dengan gagang kayu berwarna cokelat. Saat hendak menusukkan pisau ke perutnya yang kedua kali, aksi nekat Farah langsung dicegah oleh warga bernama Arman (61).
Setelah aksi bunuh dirinya digagalkan, Farah langsung terjatuh lemas sambil menangis hingga harus digotong warga ke RS Graha Permata Ibu, Depok.
Sementara, salah seorang tukang parkir di kebon pisang, Makmur (40) mengungkapkan, sebelum mencoba bunuh diri, Farah sempat mondar-mandir seperti orang kebingungan.
"Bolak balik kayak orang bingung, ada ponakan saya manggil-manggil katanya ada orang bawa pisau. Warga panik tadi dan langsung menggotong dia (Farah)," pungkasnya.
Salah satu warga, Aam (50) menuturkan, saat itu dokter dengan tinggi badan 165 sentimeter itu, tengah duduk di belakang rumahnya dekat kebon pisang.
Tak disangkan, ternyata Farah membawa sebilah pisau. Saat itu Farah sempat duduk terdiam sebelum akhirnya ia berjalan menuju kebon pisang dan bersender di batang pohon pisang hingga menusukkan pisau ke perutnya.
"Berdarah-darah tadi, jadi saat jalan enggak kelihatan ia membawa pisau, ternyata pisaunya disembunyikan di balik dasternya, padahal cantik, dokter juga, kok bisa punya pikiran mau bunuh diri," kata Aam, di lokasi kejadian, Beji, Depok, Minggu (09/12/12).
Aam menjelaskan, Farah membawa pisau dapur dengan gagang kayu berwarna cokelat. Saat hendak menusukkan pisau ke perutnya yang kedua kali, aksi nekat Farah langsung dicegah oleh warga bernama Arman (61).
Setelah aksi bunuh dirinya digagalkan, Farah langsung terjatuh lemas sambil menangis hingga harus digotong warga ke RS Graha Permata Ibu, Depok.
Sementara, salah seorang tukang parkir di kebon pisang, Makmur (40) mengungkapkan, sebelum mencoba bunuh diri, Farah sempat mondar-mandir seperti orang kebingungan.
"Bolak balik kayak orang bingung, ada ponakan saya manggil-manggil katanya ada orang bawa pisau. Warga panik tadi dan langsung menggotong dia (Farah)," pungkasnya.
(maf)