KPU: KPUD Bangkalan punya otoritas

Minggu, 09 Desember 2012 - 19:17 WIB
KPU: KPUD Bangkalan...
KPU: KPUD Bangkalan punya otoritas
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, dinilai memiliki otoritas dalam pengambilan keputusan, termasuk dalam konflik yang terjadi dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bupati Bangkalan.

Menurut Komisioner KPU Arief Budiman, pihaknya tidak dapat melakukan apa-apa terkait kebijakan KPUD Bangkalan mengenai hasil putusan sidang Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang mendiskualifikasi pasangan pasangan Imam Buchori dengan Zainan Alim sebagai peserta Pilkada Bangkalan. Namun dia yakin keputusan yang dilakukan KPUD Bangkalan merupakan kebijakan yang tepat.

"Itu otoritas mereka, jadi setiap kebijakan pasti ada kebenarannya. Soal itu, saya ingin katakan, setiap kebijakan yang dibuat pasti itu terbaik," jelasnya dalam diskusi "Menyoal Independensi dan Profesionalitas Keputusan KPUD Bangkalan" di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (9/12/2012).

Dia beralasan KPU pusat tidak memiliki kewenangan dalam merevisi kebijakan KPUD, karena dia khawatir jika pihaknya mengambil putusan dalam melakukan supervisi kebijakan, maka bisa dinilai sebagai bentuk intervensi.

"Jadi kalau kami bersikap itu melampaui, kami pasti diprotes, saya contoh Sultra (Sulawesi Tenggara), dahulu kami adakan supervisi, di sana dua orang setuju tapi tiga orang mengatakan ini intervensi. Kami khawatir seperti ini, karena itu otoritas mereka," tukasnya.

Yang terpenting baginya saat ini, Pilkada Bangkalan sudah dalam pengawasan KPU Provinsi Jawa Timur. Dia juga menjelaskan KPU Pusat sudah bertemu dengan KPU Provinsi dan dijelaskan kondisi di Bangkalan relatif kondusif jelang Pilkada pada 12 Desember 2012.

"Untuk kasus Bangkalan, saya sudah bertemu KPU Provinsi, nah kebetulan awal kita adalah mendapatkan putusan itu tapi gagal, dan menurut saya KPU Provinsi sudah melakukan monitoring langsung dan situasi masih terkendali," tutupnya.

Sebelumnya, menjelang Pilkada Kabupaten Bangkalan, situasi di wilayah tersebut memanas lantaran massa pendukung pasangan calon Imam dan Zain yang tidak terima karena keduanya didiskualifikasi sebagai calon bupati. Atas hal itu massa menduduki kantor KPUD Bangkalan dan menutup akses jalan masuk menuju Madura dari Jembatan Suramadu.
(rsa)
Berita Terkait
Bursa Kandidat Calon...
Bursa Kandidat Calon Bupati Bangkalan 2024 Mulai Memanas
TPS Unik di Pilkada...
TPS Unik di Pilkada Bangkalan, Dekorasi Pengantin Penuh Bunga
Sejarah Baru! Khofifah...
Sejarah Baru! Khofifah Raih 58,10 Persen Suara di Bangkalan, Rebut Kemenangan Pertama Setelah 3 Kali Kalah
2 Pelaku Pembakaran...
2 Pelaku Pembakaran Maling Ditangkap, Kapolres Imbau yang Lain Serahkan Diri
Ini Pemicu Warga Bangkalan...
Ini Pemicu Warga Bangkalan Tenteng Celurit Nyaris Berakhir Carok di Hiburan Orkes
Massa Tolak Revisi UU...
Massa Tolak Revisi UU Pilkada Jebol Pagar DPRD di Bangkalan
Berita Terkini
El Nino Menguat, BMKG:...
El Nino Menguat, BMKG: Waspadai Kekeringan, Karhutla, dan Angin Kencang hingga Awal Agustus 2026
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Masih...
Polda Metro Jaya Masih Periksa Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 5 Anggotanya
8 jam yang lalu
Perkuat Ketahanan Bencana,...
Perkuat Ketahanan Bencana, Pertagas OEJA Gelar Kencana Si Udin di Gresik
13 jam yang lalu
Kemenkes Gelar Investigasi...
Kemenkes Gelar Investigasi Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
13 jam yang lalu
Polisi Dalami Motif...
Polisi Dalami Motif Dokter Muda Loncat dari Lantai 18 Apartemen Kalibata
13 jam yang lalu
Polisi Pastikan Aktivitas...
Polisi Pastikan Aktivitas Masyarakat Normal Buntut Bentrok di Menteng: TNI-Polri Tetap Siaga
15 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Menarik Belalang...
5 Fakta Menarik Belalang Setan, Cantik tapi Punya Cairan Beracun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved