Wagub Jabar minta renegoisasi Bantargebang

Sabtu, 08 Desember 2012 - 16:04 WIB
Wagub Jabar minta renegoisasi...
Wagub Jabar minta renegoisasi Bantargebang
A A A
Sindonews.com - Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf Macan Effendi, mewacanakan renegoisasi kontrak Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Bantargebang, Bekasi dengan Pemprov DKI Jakarta.

Renegoisasi dilakukan terkait pemenuhan berbagai fasilitas social, dan lingkungan di sekitar TPA Bantargebang meliputi klinik, sekolah dan tempat ibadah bagi para keluarga pemulung.

"Para pemulung ini banyak yang tidak punya KTP, sehingga tidak mendapatkan Jamkesda. Selain itu, pemulung ini perlu klinik khusus pemulung di Bantargebang," ujar Wagub saat meninjau Bantargebang, Bekasi, Sabtu (8/12/2012).

Dede mengatakan, DKI Jakarta sangat membutuhkan Jawa Barat, khususnya Bekasi terkait pembuangan limbah sampah. Sebab Bantargebang merupakan tempat pembuangan akhir sampah Ibu Kota.

Akibatnya, lingkungan Bantargebang menjadi tidak sehat dan rentan penyakit. Bahkan air tanah di sekitar TPA sudah tidak layak dikonsumsi untuk makanan dan minuman.

"Oleh karena itu selain fasilitas social, diperlukan Green Zone di sekitar TPA untuk menetralisir polusi udara dan air akibat penimbunan sampah. Ini yang harus dinegosiasikan dengan DKI agar kesehatan warga Bekasi tetap terjaga," ujar wagub.

Jika lingkungan Bantargebang tidak diperbaiki, lanjutnya, maka bukan hanya warga sekitar yang terancam, melainkan juga seluruh warga Bekasi dan Jabar.

Perbaikan lingkungan Bantargebang, sambung dia, tidak bisa hanya dibebankan kepada Pemkot Bekasi dan Pemprov Jabar. Pemprov DKI Jakarta sebagai pihak yang membuang sampah harus ikut bertanggung jawab.

"Pemprov Jabar sederajat dengan DKI Jakarta, kita ingin bukan cuma Ibu Kota yang bersih. Tapi Bekasi juga harus bersih, maka butuh sinergitas yang kuat dan sederajat," tegas Dede.
(stb)
Berita Terkait
Pengolahan Sampah dan...
Pengolahan Sampah dan Rendahnya Kesadaran Jadi Masalah Serius
Rayakan HPSN, Kemkominfo...
Rayakan HPSN, Kemkominfo Ajak Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat
Sampah Elektronik di...
Sampah Elektronik di Indonesia Diprediksi Tembus 4,4 Juta Ton, Begini Cara Mengatasinya
Horor! 100 Ton Sampah...
Horor! 100 Ton Sampah Menumpuk di Kali Jambe Bekasi
Saset Jadi Penyumbang...
Saset Jadi Penyumbang Sampah Plastik Terbesar di Indonesia
Kasus Penumpukan Sampah...
Kasus Penumpukan Sampah yang Mengganggu Warga
Berita Terkini
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
25 menit yang lalu
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
10 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
10 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
11 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
11 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
12 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved