Panwaslu Lahat awasi PNS berpolitik

Sabtu, 08 Desember 2012 - 18:01 WIB
Panwaslu Lahat awasi...
Panwaslu Lahat awasi PNS berpolitik
A A A
Sindonews.com – Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Lahat dilarang keras terlibat dalam kegiatan politik. Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Lahat mengancam akan mengambil tindakan tegas bagi PNS yang kedapatan terlibat aktif dalam politik praktis dalam Pilpres, Pilgub maupun Pilbup mendatang.

Ketua Panwaslu Kabupaten Lahat, Deli K Lani berjanji memberikan pengawasan secara ketat terhadap keberadaan PNS saat berlangsungnya Pilpres dan Pilkada yang akan datang. Menurutnya, UU nomor 15 tahun 2012 secara tegas menerangkan jika PNS dilarang ikut terlibat aktif untuk memenangkan salah satu calonnya.

“Sejauh ini indikasi kearah (dukungan) itu bisa saja terjadi. Tapi kita tetap ingatkan kepada para PNS untuk tidak terlibat dalam Pilkada, baik setingkat Gubernur maupun Bupati yang tak lama lagi akan berlangsung,” tegasnya, Sabtu (8/12/2012).

Saat ini pihaknya belum bisa berbuat banyak dalam hal pengawasan, terutama bagi kalangan PNS yang terindikasi aktif untuk pemenangan salah satu calon kepala daerah, mengingat saat ini tahapan pilkada belum juga dimulai.

Kendati demikian, pihaknya bisa saja berkoordinasi melayangkan surat ke Pemkab Lahat, jika memang ditemukan adanya PNS yang terlibat politik praktis.

Menurutnya, jika PNS berpolitik terlibat secara aktif terhadap berbagai kegiatan Pilkada seperti mengikuti kampanye, memasang slogan, membagikan selembaran, mengumpulkan E-KTP untuk calon independen dan termasuk berada di posko pemenangan salah satu calon itulah yang ditindak.

“Jadi kalau sudah masuk dalam tahapan Pilkada PNS dilarang keras berada di posko. Karena tidak relavan seorang PNS ada di tempat tersebut. Kalau memang ada urusan Dinas diselesaikan di kantor saja. Kalaupun ada urusan pribadi, selesaikan di rumah bukan di posko. Karena sebagaimana kita ketahui kalau posko itu tempat pemenangan salah satu calon,” jelasnya.

Ia menambahkan, Panwaslu Lahat sudah siap bertugas, dan dalam waktu dekat akan terus menjalin koordinasi dengan komisioner KPUD untuk mulai melakukan pengawasan verifikasi terhadap 18 Parpol yang ada, atau tahapan lainnya di lapangan
(lns)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
2 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
2 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
2 jam yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
2 jam yang lalu
Berdayakan Kampung Papua:...
Berdayakan Kampung Papua: Kolaborasi PBB, Kemendes, dan Komunitas Lokal Latih Ratusan Wirausaha Baru
3 jam yang lalu
Infografis
Makin Sejahtera, Anggaran...
Makin Sejahtera, Anggaran Gaji PNS Naik Jadi Rp260,9 Triliun di 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved