Kadis PU Bulukumba mengundurkan diri
Kamis, 06 Desember 2012 - 19:46 WIB
Kadis PU Bulukumba mengundurkan diri
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Bulukumba, Andi Backtiar, mengundurkan diri dari jabatanya. Anggota dewan menilai, ada intervensi dibalik pengunduran Kadis PU yang baru menjabat selama tiga bulan itu.
Sekretaris Komisi B DPRD Bulukumba Zulkifli Saiyye mengungkapkan, Andi mengundurkan diri karena adanya tekanan atau pemakasaan dari petinggi di daerah ini untuk menandatangani usulan permintaan anggaran Sungai Bialo yang sudah dalam masalah tersebut.
“Kami dengar karena dipaksa tanda tangan pencairan sisa uang sebesar Rp1 miliar yang sudah menjadi temuan itu. Makanya, dia memilih keluar. Jadi, kalau mengundurkan diri karena lulus sebagai dosen di Lembaga Administrasi Negara (LAN), bukan faktor itu saja. Tetapi, disebabkan ada tekanan dari petinggi pejabat di daerah ini,” ucap Zulkifli, kepada SINDO, Kamis (6/12/2012).
Zulkifli menjelaskan, permintaan untuk menganggarkan kembali proyek itu dalam APBD sebenarnya tidak bisa lagi karena sudah menjadi temuan badan pemeriksa keuangan (BPK). Sehingga jika dianggarkan, maka konsekuensinya dia (Backtiar) harus dibertanggung jawab.
“Saya kira alasan menolak tanda tangani sudah tepat. Sebab, kalau dia lakukan itu berarti harus bertanggungjawab karena sudah menjadi temuan,” tuturnya.
Terpisah, mantan Kadis PU Bina Marga Bulukumba Andi Backtiar membantah dirinya berhenti karena adanya tekanan politik atau pemaksaan dari sejumlah oknum. Dijelaskan, pihaknya memilih berhenti karena lulus sebagai pengajar atau widyaiswara di LAN RI.
“Saya keluar atas permintaan diri sendiri,” kata mantan Kepala Badan Perpustakaan Bulukumba.
Sebagai bukti pengunduran dirinya, Backtiar memperlihatkan surat usulan yang ditujukan kepada bupati dengan permintaan membebaskan dirinya dari jabatan.
Sementara permintaan ini kemudian ditindaklanjuti dengan keluarnya surat Bupati tertanggal 26 November 2012. Usulan tersebut juga dikuatkan dengan adanya surat dari LAN yang menyebutkan, Bahtiar ARief, lulus seleksi menjadi widyaiswara.
Dia mengemukakan, dari 19 orang pegawai yang lulus berasal berbagai wilayah di Indonesia, dia termasuk didalamnya. Keluarnya pengumuman ini status berubah dari pegawai daerah menjadi pegawai pusat atau dari jabatan struktural beralih menjadi jabatan fungsional.
“Tugas saya di LAN mengajar pegawai dari eselon dua,” kata Backtiar.
Sementara itu, jabatan kepala Dinas PU Bina Marga Bulukumba baru dijabat oleh Asisten II Pemkab Bulukumba, Andi Syamsul Mulhayat sebagai pelaksana tugas (Plt) terhitung mulai 3 Desember lalu.
Sejak, Backtiar menjabat, tekanan datang lewat proyek tanggul sungai bialo dan proyek perbaikan jalan poros Bulukumba-Makassar yang masih terbengkalai.
Sekretaris Komisi B DPRD Bulukumba Zulkifli Saiyye mengungkapkan, Andi mengundurkan diri karena adanya tekanan atau pemakasaan dari petinggi di daerah ini untuk menandatangani usulan permintaan anggaran Sungai Bialo yang sudah dalam masalah tersebut.
“Kami dengar karena dipaksa tanda tangan pencairan sisa uang sebesar Rp1 miliar yang sudah menjadi temuan itu. Makanya, dia memilih keluar. Jadi, kalau mengundurkan diri karena lulus sebagai dosen di Lembaga Administrasi Negara (LAN), bukan faktor itu saja. Tetapi, disebabkan ada tekanan dari petinggi pejabat di daerah ini,” ucap Zulkifli, kepada SINDO, Kamis (6/12/2012).
Zulkifli menjelaskan, permintaan untuk menganggarkan kembali proyek itu dalam APBD sebenarnya tidak bisa lagi karena sudah menjadi temuan badan pemeriksa keuangan (BPK). Sehingga jika dianggarkan, maka konsekuensinya dia (Backtiar) harus dibertanggung jawab.
“Saya kira alasan menolak tanda tangani sudah tepat. Sebab, kalau dia lakukan itu berarti harus bertanggungjawab karena sudah menjadi temuan,” tuturnya.
Terpisah, mantan Kadis PU Bina Marga Bulukumba Andi Backtiar membantah dirinya berhenti karena adanya tekanan politik atau pemaksaan dari sejumlah oknum. Dijelaskan, pihaknya memilih berhenti karena lulus sebagai pengajar atau widyaiswara di LAN RI.
“Saya keluar atas permintaan diri sendiri,” kata mantan Kepala Badan Perpustakaan Bulukumba.
Sebagai bukti pengunduran dirinya, Backtiar memperlihatkan surat usulan yang ditujukan kepada bupati dengan permintaan membebaskan dirinya dari jabatan.
Sementara permintaan ini kemudian ditindaklanjuti dengan keluarnya surat Bupati tertanggal 26 November 2012. Usulan tersebut juga dikuatkan dengan adanya surat dari LAN yang menyebutkan, Bahtiar ARief, lulus seleksi menjadi widyaiswara.
Dia mengemukakan, dari 19 orang pegawai yang lulus berasal berbagai wilayah di Indonesia, dia termasuk didalamnya. Keluarnya pengumuman ini status berubah dari pegawai daerah menjadi pegawai pusat atau dari jabatan struktural beralih menjadi jabatan fungsional.
“Tugas saya di LAN mengajar pegawai dari eselon dua,” kata Backtiar.
Sementara itu, jabatan kepala Dinas PU Bina Marga Bulukumba baru dijabat oleh Asisten II Pemkab Bulukumba, Andi Syamsul Mulhayat sebagai pelaksana tugas (Plt) terhitung mulai 3 Desember lalu.
Sejak, Backtiar menjabat, tekanan datang lewat proyek tanggul sungai bialo dan proyek perbaikan jalan poros Bulukumba-Makassar yang masih terbengkalai.
(ysw)