Perampok berilmu kebal, tewas diamuk massa
Kamis, 06 Desember 2012 - 12:34 WIB
Perampok berilmu kebal, tewas diamuk massa
A
A
A
Sindonews.com - Seorang perampok yang memiliki ilmu kebal, akhirnya tewas di tangan warga yang memergoki aksi pelaku. Kemungkinan warga mengetahui kelemahan perampok tersebut hingga pelaku tak berkutik.
Luka tusuk di bagian kepala tengah dan belakang membuat perampok yang diketahui bernama Alvian (35) ini harus mengehembuskan nafasnya di instalansi gawat darurat Rumah Sakit dr Mohammad Hoesin (IGD RSMH) Palembang, sekira pukul 06.30 WIB, Kamis (6/12/2012) pagi.
Menurut keterangan petugas kamar jenazah RSMH Palembang, Dodi, dari hasil keterangan petugas Polsek Indralaya yang membawa korban ke RSMH Palembang, bahwa pria yang memiliki tato naga di dada kiri dan pelbagai macam bentuk tato di tangan kanan dan kirinya merupakan pelaku kejahatan yang tewas diamuk massa di Desa Rambutan Kabupaten Ogan Ilir (OI)
"Kalau dari hasil pemeriksaan dokter forensik tadi, pria yang tewas ini memiliki ilmu kebal, karena, kita lihat di kaki, tangan dan badan ditemukan tusukan dan sabetan benda tajam, tetapi tidak ada yang tembus atau robek, hanya tanda garis saja," ungkap Dodi di RSMH Palembang.
Diduga sambung Dodi, para massa mengetahui kelemahan ilmu kebal pria bertato ini, sehingga menusuk benda tajam itu dibagian kepala.
Hingga siang ini belum ada satupun pihak keluarga pria bertato ini datang untuk mengambil jenazahnya.
"Sekarang jenazahnya sudah kita masukan ke dalam ruang pendingin kamar jenazah RSMH Palembang," pungkasnya.
Anggota Polsek Rambutan OI, Brigadir Asepri Yahya membenarkan bawa pria bertato korban amuk massa dan diduga kepergok warga saat hendak melakukan aksi kejahatan di Desa Rambutan.
"Pria bertato ini orang datangan, jadi warga Desa Rambutan tidak tahu asalnya darimana. Atas saran pimpinan jenazah korban kita titipkan terlebih dahulu di kamar jenazah RSMH Palembang, sampai baru ada orang mengakui keluarganya," ungkap Asepri di kamar jenazah RSMH Palembang.
Luka tusuk di bagian kepala tengah dan belakang membuat perampok yang diketahui bernama Alvian (35) ini harus mengehembuskan nafasnya di instalansi gawat darurat Rumah Sakit dr Mohammad Hoesin (IGD RSMH) Palembang, sekira pukul 06.30 WIB, Kamis (6/12/2012) pagi.
Menurut keterangan petugas kamar jenazah RSMH Palembang, Dodi, dari hasil keterangan petugas Polsek Indralaya yang membawa korban ke RSMH Palembang, bahwa pria yang memiliki tato naga di dada kiri dan pelbagai macam bentuk tato di tangan kanan dan kirinya merupakan pelaku kejahatan yang tewas diamuk massa di Desa Rambutan Kabupaten Ogan Ilir (OI)
"Kalau dari hasil pemeriksaan dokter forensik tadi, pria yang tewas ini memiliki ilmu kebal, karena, kita lihat di kaki, tangan dan badan ditemukan tusukan dan sabetan benda tajam, tetapi tidak ada yang tembus atau robek, hanya tanda garis saja," ungkap Dodi di RSMH Palembang.
Diduga sambung Dodi, para massa mengetahui kelemahan ilmu kebal pria bertato ini, sehingga menusuk benda tajam itu dibagian kepala.
Hingga siang ini belum ada satupun pihak keluarga pria bertato ini datang untuk mengambil jenazahnya.
"Sekarang jenazahnya sudah kita masukan ke dalam ruang pendingin kamar jenazah RSMH Palembang," pungkasnya.
Anggota Polsek Rambutan OI, Brigadir Asepri Yahya membenarkan bawa pria bertato korban amuk massa dan diduga kepergok warga saat hendak melakukan aksi kejahatan di Desa Rambutan.
"Pria bertato ini orang datangan, jadi warga Desa Rambutan tidak tahu asalnya darimana. Atas saran pimpinan jenazah korban kita titipkan terlebih dahulu di kamar jenazah RSMH Palembang, sampai baru ada orang mengakui keluarganya," ungkap Asepri di kamar jenazah RSMH Palembang.
(ysw)