Dianiaya, Satpam laporkan Kadispora ke polisi
Selasa, 04 Desember 2012 - 17:35 WIB
Dianiaya, Satpam laporkan Kadispora ke polisi
A
A
A
Sindonews.com - Hanya gara-gara telat membukakan pintu pagar, anggota Satpam di Kantor Dinas Pemuda dan Olaharaga Kalimantan Timur (Dispora Kaltim) dianiaya Kadispora Kaltim Sigit Muryono.
Persitiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Sabtu 1 Desember 2012 malam. Saat itu, Feri Fadliansyah yang tengah berjaga sendirian di Kantor Dispora sedang mampir ke mess atlet.
Menurut keterangan Feri saat melaporkan ke Polresta Samarinda, pada malam itu saat tugas jaga kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim yang terletak di Kompleks GOR Sempaja, Jalan KH Wahid Hasyim, Samarinda, ia jalan-jalan ke mess atlit. Letak mess atlit dengan kantor Dispora Kaltim hanya bersebelahan.
Saat itu Sigit Muryono datang namun pintu dikunci dan petugas jaga tak ada. Begitu sudah dihubungi, Feri langsung datang untuk memberikan kunci. Saat itu Sigit marah sambil memukul Feri sebanyak tiga kali.
"Saat memukul itu ia juga berkata kalau kinerja saya buruk dan dipecat," kata Feri di hadapan polisi, Selasa (4/12/2012).
Usai melapor ke polisi, Feri langsung menjalani visum di rumah sakit. Pihak kepolisian saat ini baru sebatas menerima laporan korban.
"Laporan sudah kita terima. Terlapor akan segera kita panggil untuk diperiksa," kata Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Agus Siwanto.
Persitiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Sabtu 1 Desember 2012 malam. Saat itu, Feri Fadliansyah yang tengah berjaga sendirian di Kantor Dispora sedang mampir ke mess atlet.
Menurut keterangan Feri saat melaporkan ke Polresta Samarinda, pada malam itu saat tugas jaga kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim yang terletak di Kompleks GOR Sempaja, Jalan KH Wahid Hasyim, Samarinda, ia jalan-jalan ke mess atlit. Letak mess atlit dengan kantor Dispora Kaltim hanya bersebelahan.
Saat itu Sigit Muryono datang namun pintu dikunci dan petugas jaga tak ada. Begitu sudah dihubungi, Feri langsung datang untuk memberikan kunci. Saat itu Sigit marah sambil memukul Feri sebanyak tiga kali.
"Saat memukul itu ia juga berkata kalau kinerja saya buruk dan dipecat," kata Feri di hadapan polisi, Selasa (4/12/2012).
Usai melapor ke polisi, Feri langsung menjalani visum di rumah sakit. Pihak kepolisian saat ini baru sebatas menerima laporan korban.
"Laporan sudah kita terima. Terlapor akan segera kita panggil untuk diperiksa," kata Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Agus Siwanto.
(ysw)