Dewan desak pembangunan Mapolres
Jum'at, 30 November 2012 - 19:47 WIB
Dewan desak pembangunan Mapolres
A
A
A
Sindonews.com - Keberadaan Mapolres definitive di kabupaten Empatlawang saat ini mendesak dibutuhkan mengingat kondisi keamanan di wilayah tersebut yang mulai rawan.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Empatlawang yang membidangi masalah keamanan Dedi Heriyanto mengatakan, pihaknya akan terus mendesak kepada eksekutif untuk segera membangun Mapolres di Empatlawang, Sumatera Selatan.
Karena sejak berdiri, wilayah hukum kepolisian di Kabupaten Empatlawang masih bergabung dengan Kabupaten Lahat.
“Sudah lebih dari lima tahun Empatlawang ini berdiri dan secara luas wilayah sudah sangat layak berdiri Mapolres definitive,” ujarnya di Gedung DPRD Empatlawang, Jumat (30/11/2012).
Dia menambahkan, di APBD kabupaten Empatlawang tahun 2013 rencananya di alokasikan dana untuk membantu pembangunan Mapolres. Pihaknya akan mendorong agar hal tersebut terealisasi.
Kondisi keamanan di wilayah Empatlawang saat ini diakuinya sangat mengkhawatirkan, dimana tindak curas kian hari kian marak.
“Kalau memang demikian keberadaan Mapolres dan ditunjang dengan jumlah personel yang memadai sudah sangat ditunggu, kita berharap tahun depan itu terealisasi,” jelasnya.
Saat ini lokasi rencana pembangunan Mapolres sudah ada di jalan poros Tebing Tinggi-Pendopo. Pihaknya berharap, pembangunan Mapolres tidak menemui kendala.
Plt Kapolres persiapan Empatlawang AKBP Dwi Santoso tidak menampik bahwa salah satu kendala penanganan keamanan dan pengungkapan kasus kriminalitas di Empatlawang karena keterbatasan personel.
Apalagi menurutnya wilayah Empatlawang cukup luas dan ada Mapolsek yang harus mencakup dua wilayah kecamatan.
Saat ini menurutnya total personel kepolisian yang bertugas di wilayah Empatlawang hanya sekitar 200 personel untuk 10 wilayah kecamatan.
“Memang masih sangat kurang dan wilayahnya juga termasuk luas, idealnya kmai ada 500 personel,” ujarnya.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Empatlawang yang membidangi masalah keamanan Dedi Heriyanto mengatakan, pihaknya akan terus mendesak kepada eksekutif untuk segera membangun Mapolres di Empatlawang, Sumatera Selatan.
Karena sejak berdiri, wilayah hukum kepolisian di Kabupaten Empatlawang masih bergabung dengan Kabupaten Lahat.
“Sudah lebih dari lima tahun Empatlawang ini berdiri dan secara luas wilayah sudah sangat layak berdiri Mapolres definitive,” ujarnya di Gedung DPRD Empatlawang, Jumat (30/11/2012).
Dia menambahkan, di APBD kabupaten Empatlawang tahun 2013 rencananya di alokasikan dana untuk membantu pembangunan Mapolres. Pihaknya akan mendorong agar hal tersebut terealisasi.
Kondisi keamanan di wilayah Empatlawang saat ini diakuinya sangat mengkhawatirkan, dimana tindak curas kian hari kian marak.
“Kalau memang demikian keberadaan Mapolres dan ditunjang dengan jumlah personel yang memadai sudah sangat ditunggu, kita berharap tahun depan itu terealisasi,” jelasnya.
Saat ini lokasi rencana pembangunan Mapolres sudah ada di jalan poros Tebing Tinggi-Pendopo. Pihaknya berharap, pembangunan Mapolres tidak menemui kendala.
Plt Kapolres persiapan Empatlawang AKBP Dwi Santoso tidak menampik bahwa salah satu kendala penanganan keamanan dan pengungkapan kasus kriminalitas di Empatlawang karena keterbatasan personel.
Apalagi menurutnya wilayah Empatlawang cukup luas dan ada Mapolsek yang harus mencakup dua wilayah kecamatan.
Saat ini menurutnya total personel kepolisian yang bertugas di wilayah Empatlawang hanya sekitar 200 personel untuk 10 wilayah kecamatan.
“Memang masih sangat kurang dan wilayahnya juga termasuk luas, idealnya kmai ada 500 personel,” ujarnya.
(ysw)