Kecamatan Pseksu jawara asah terampil

Jum'at, 30 November 2012 - 18:11 WIB
Kecamatan Pseksu jawara...
Kecamatan Pseksu jawara asah terampil
A A A
Sindonews.com – Kecamatan Pseksu, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan akhirnya berhasil menjadi pemenang dalam Lomba asah terampil, yang digelar Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Pemkab Lahat.

Dalam lomba asah terampil sendiri, peserta tidak hanya diuji pengetahuan dalam bidang pertanian namun, peserta diminta mempraktekkan secara langsung melakukan penyambungan tanaman, mengetahui biji kopi yang asli dan berbagai pengetahuan lainnya.

Tak hanya itu, dilakukan lomba menangkap ikan belut dan lele. Tak heran, pendopo Bupati Lahat mendadak heboh dan seru karena saat melakukan penangkapan lele peserta harus bekerja keras.

Kepala BP4K Lahat, Hapit Padli mengatakan lomba asah terampil dilakukan untuk memberdayakan lagi roda organisasi di kelompok tani yang ada di Kabupaten Lahat. Dengan kegiatan tersebut, pihaknya berharap kedepan petani akan semakin semangat dan termotivasi lagi untuk menjalankan usaha taninya.

“Sengaja kita adakan ini untuk memotivasi sehingga kedepan petani lebih semangat. Peserta loma sendiri merupakan perwakilan yang sebelumnya dilakukan antar kecamatan. Hari ini final dari kegiatan asah terampil yang kita gelar di kecamatan kecamatan,” katanya di pendopo Bupati Lahat.

Ia mengaku sangat apresiasi atas perhatian kepedulian Bupati Lahat. Baik bantuan secara materi dan pembinaan yang dilakukan. Dirinya berharap kedepan dengan adanya kegiatan tersebut petani akan dapat akses informasi baik teknologi maupun pengetahuan sehingga lebih sejahtera.

Sementara Bupati Lahat, Saifudin Aswari Riva'i mengatakan kegiatan seperti lomba asah terampil sudah dirinya inginkan sejak dilantik. Di Lahat, ia berharap organisasi petani dan kegiatan seperti kelompencapir dihidupkan. Menurutnya, kegiatan semacam itu secara tidak langsung memberikan pembelajaran bagi para petani.

“Dengan mereka berkompetisi motivasi untuk terus maju akan bertambah. Nah, dengan bertambahnya pengetahuan yang ada tentu pola dalam bertani akan semakin baik. Dengan demikian hasil yang akan didapat juga akan lebih baik pula,” ujarnya.
(ysw)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
2 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
2 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
2 jam yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
2 jam yang lalu
Berdayakan Kampung Papua:...
Berdayakan Kampung Papua: Kolaborasi PBB, Kemendes, dan Komunitas Lokal Latih Ratusan Wirausaha Baru
3 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved