Gawat, hutan perawan tinggal 40 persen
Kamis, 29 November 2012 - 20:11 WIB
Gawat, hutan perawan tinggal 40 persen
A
A
A
Sindonews.com - Hutan lindung Bukit Barisan dan hutan kawasan suaka margasatwa yang belum dijamah perambah atau masih perawan hanya tinggal 40 persen dari area hutan lindung seluas 78 ribu hektare tersebut.
Kepala Dinas Kehutanan Perkebunan dan Pertambangan Energi (Dihutbuntamben) Kabupaten Empatlawang, Susyanto Tunut mengatakan, saat ini tidak sedikit luasan hutan di Empatlawang yang membutuhkan penanganan serius atau rehabilitasi.
Untuk hutan yang berkategori hutan perawan di wilayah Empatlawang menurutnya berada di kawasan perbatasan dengan kabupaten Lahat dan propinsi Bengkulu.
“Sekitar 40 persen dari total luasan hutan di Empatlawang masih terkategori hutan perawan, dan itu termasuk dalam kawasan hutan lindung,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (29/11/2012).
Diakuinya, wilayah hutan di Empatlawang memang lebih banyak termasuk dalam hutan kawasan, sehingga masyarakat dan pihak-pihak tertentu dilarang keras untuk melakukan aktivitas di atas lahan hutan tersebut. Termasuk mengambil flora dan fauna di dalam hutan tersebut.
Untuk luas hutan lindung di Empatlawang mencapai 78 ribu hektare. Sedangkan luas hutan seluruhnya mencapai 138 ribu hektare.
“Yang terkategori hutan perawan tadi semuanya masuk dalam kawasan hutan lindung,” ujarnya.
Selebihnya, hutan di wilayah Empatlawang rata-rata sudah dijamah, baik hutan rakyat maupun hutan produksi. Mayoritas hutan yang ada di Empatlawang termasuk dalam kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan saat ini mendesak untuk dilakukan rehabilitas.
Kepala Dinas Kehutanan Perkebunan dan Pertambangan Energi (Dihutbuntamben) Kabupaten Empatlawang, Susyanto Tunut mengatakan, saat ini tidak sedikit luasan hutan di Empatlawang yang membutuhkan penanganan serius atau rehabilitasi.
Untuk hutan yang berkategori hutan perawan di wilayah Empatlawang menurutnya berada di kawasan perbatasan dengan kabupaten Lahat dan propinsi Bengkulu.
“Sekitar 40 persen dari total luasan hutan di Empatlawang masih terkategori hutan perawan, dan itu termasuk dalam kawasan hutan lindung,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (29/11/2012).
Diakuinya, wilayah hutan di Empatlawang memang lebih banyak termasuk dalam hutan kawasan, sehingga masyarakat dan pihak-pihak tertentu dilarang keras untuk melakukan aktivitas di atas lahan hutan tersebut. Termasuk mengambil flora dan fauna di dalam hutan tersebut.
Untuk luas hutan lindung di Empatlawang mencapai 78 ribu hektare. Sedangkan luas hutan seluruhnya mencapai 138 ribu hektare.
“Yang terkategori hutan perawan tadi semuanya masuk dalam kawasan hutan lindung,” ujarnya.
Selebihnya, hutan di wilayah Empatlawang rata-rata sudah dijamah, baik hutan rakyat maupun hutan produksi. Mayoritas hutan yang ada di Empatlawang termasuk dalam kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan saat ini mendesak untuk dilakukan rehabilitas.
(ysw)