Jokowi akui birokrasi Pemprov DKI semrawut
Kamis, 29 November 2012 - 12:17 WIB
Jokowi akui birokrasi Pemprov DKI semrawut
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengakui, birokrasi yang ada di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI masih berbelit-belit. Namun, pria yang akrab disapa Jokowi, berusaha memperbaiki kesemrawutan tersebut.
“Jika birokrasi yang ada dapat dikelola dengan baik, maka akan menghasilkan manajemen organisasi yang baik pula,” kata Jokowi di Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (29/11/2012).
Salah satu upaya yang dilakukan Jokowi, dalam memperbaiki birokrasi dengan melakukan penataan pegawai di lingkungan Pemprov DKI, sesuai dengan latar belakang pendidikan yang dimiliki.
“Birokrasi menjadi salah satu bagian, untuk menyelesaikan permasalahan di Ibu Kota. Jika birokrasi baik, maka permasalahan di Jakarta bisa cepat diselesaikan. Namun, bisa saja terjadi sebaliknya, jika birokrasinya semrawut,” kata Jokowi.
Mantan Wali Kota Solo ini mengatakan, dengan adanya pengelolaan birokrasi yang baik, maka akan tercipta manajemen organisasi yang baik. Sehingga, pelayanan terhadap masyarakat akan baik pula.
“Pemprov DKI baru saja melakukan penataan birokrasi, dengan menempatkan pegawai sesuai dengan latar belakang keilmuannya,” imbuhnya.
“Jika birokrasi yang ada dapat dikelola dengan baik, maka akan menghasilkan manajemen organisasi yang baik pula,” kata Jokowi di Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (29/11/2012).
Salah satu upaya yang dilakukan Jokowi, dalam memperbaiki birokrasi dengan melakukan penataan pegawai di lingkungan Pemprov DKI, sesuai dengan latar belakang pendidikan yang dimiliki.
“Birokrasi menjadi salah satu bagian, untuk menyelesaikan permasalahan di Ibu Kota. Jika birokrasi baik, maka permasalahan di Jakarta bisa cepat diselesaikan. Namun, bisa saja terjadi sebaliknya, jika birokrasinya semrawut,” kata Jokowi.
Mantan Wali Kota Solo ini mengatakan, dengan adanya pengelolaan birokrasi yang baik, maka akan tercipta manajemen organisasi yang baik. Sehingga, pelayanan terhadap masyarakat akan baik pula.
“Pemprov DKI baru saja melakukan penataan birokrasi, dengan menempatkan pegawai sesuai dengan latar belakang keilmuannya,” imbuhnya.
(stb)