Dongkrak PAD, uji petik terminal digenjot

Kamis, 29 November 2012 - 04:02 WIB
Dongkrak PAD, uji petik...
Dongkrak PAD, uji petik terminal digenjot
A A A
Sindonews.com – Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) dan Dinas Pengelolaan, Pendapatan, Keuangan, Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mengoptimalkan uji petik di Terminal Batay Kecamatan Gumay Talang.

Uji petik ini digelar agar pemasukan dari terminal ini dapat mengalami peningkatan ketimbang tahun sebelumnya yang selalu fluktuatif (turun naik).

“Pemasukan dari terminal sebenarnya sudah over target, namun uji petik ini dilaksanakan untuk membahas kemungkinan peningkatannya kedepan, yaitu dari Rp100 juta pertahun menjadi Rp500 juta pertahunnya,” tegas Kabid Retribusi dan Pajak Daerah, Yunidi Yuzlipapar mewakili Kadis PPKAD Lahat, Nasrun Aswari, Rabu (28/11/2012).

Rencananya, uji petik dilapangan ini sendiri akan dilaksanakan sekitar enam bulan kedepan. Nantinya sejumlah petugas DPPKAD akan ditempatkan di lapangan. Hasilnya akan dilaporkan perhari ke dinas PPKAD.

“Kita akan kalkulasikan perhari, dan nantinya akan dihitung rata-ratanya, sehingga dapat angka pemasukan perbulan, dikalikan dengan jumlah yang akan diprediksikan masuk setahunnya, inilah fungsi uji petik dilapangannya,” ujar Yunidi.

Kendati demikian, ia mengaku masih kerap menemukan oknum-oknum yang bandel, baik itu dari sektor petugas di lapangan serta dari si sopir-sopir angkutan yang bandel.

“Kedepan semua masalah atau peluang kendala akan kita bicarakan dengan pihak Dishubkominfo, sehingga bisa dicarikan solusi dan target Pemkab yang ada terwujud,” jelasnya.

Terpisah, Kadishubkominfo Lahat, Chaeruddin mengaku siap untuk melaksanakan semua kebijakan yang akan dilaksanakan kedepannya, apalagi demi peningkatan PAD sendiri, asalkan semua peluang kendala yang ada juga dihitung dan dimasukkan dalam kategori penilaian yang ada,.

“Memang kita diawal sudah bicarakan target peningkatan pemasukan dari sector retribusi terminal menjadi Rp.400 – Rp.500 juta setahun. Sejauh ini, kita pandang hal ini masih masuk akal, namun tetap saja kedepan, kita butuh dukungan semua pihak, termasuk Pemkab Lahat dan pihak terkait lainnya dilapangan,” katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Anggaran Pengadaan Seragam...
Anggaran Pengadaan Seragam Baru DPRD Kota Tangerang Rp675 Juta
Penyerapan Anggaran...
Penyerapan Anggaran Daerah di Masa Pandemi Belum Sesuai Harapan
Serapan Anggaran Daerah...
Serapan Anggaran Daerah Rendah, Ekonom Usul Kepala Daerah Tidak Digaji 3 Bulan
Kemendagri Sebut ASN...
Kemendagri Sebut ASN Berperan Penting dalam Penyerapan Anggaran Daerah
Masalah Klasik Penyerapan...
Masalah Klasik Penyerapan Anggaran Daerah
Endapan Anggaran Daerah...
Endapan Anggaran Daerah di Era Pandemi
Berita Terkini
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
2 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
2 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
2 jam yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
2 jam yang lalu
Berdayakan Kampung Papua:...
Berdayakan Kampung Papua: Kolaborasi PBB, Kemendes, dan Komunitas Lokal Latih Ratusan Wirausaha Baru
3 jam yang lalu
Infografis
China Uji Rudal Hipersonik,...
China Uji Rudal Hipersonik, Bisa Targetkan Pesawat Pengebom AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved