Penumpang KRL akan dibatasi hingga 1.200 orang
Rabu, 28 November 2012 - 16:53 WIB
Penumpang KRL akan dibatasi hingga 1.200 orang
A
A
A
Sindonews.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) berjanji segera mengoperasikan Kereta Rel Listrik (KRL) rute Bogor-Jakarta paska longsor di jalur I antara Stasiun Cilebut dan Bojonggede, pada Kamis 29 November 2012 pagi.
Untuk menjamin keselamatan dan keamanan pengguna jasa transportasi massal itu, PT KAI akan memperketat kegiatan operasional. Salah satunya dengan membatasi kapasitas jumlah penumpang KRL, maksimal 1.200 orang per satu rangkaian.
Kepala Humas Daop I Jabodetabek PT KAI Mateta Rijalulhaq mengatakan, pembatasan itu dilakukan karena di bekas lokasi longsor tanahnya labil, dan masih berlangsung proses normalisasi jalur II. Pembatasan ini juga sesuai dengan aturan Keputusan Menteri (KM) Perhubungan No 8 tahun 2001 tentang Angkutan Penumpang Kereta Api.
"Kita berharap selama proses perbaikan dan kondisi jalur Cilebut-Bojonggede ini belum stabil, aturan KM 28/2001 itu bisa diterapkan," ujar Mateta saat ditemui di lokasi longsor Cilebut, Bogor, Rabu (28/11/2012).
Sebelumnya, Dirut PT KAI Ignasius Jonan mengatakan, satu jalur rel antara Stasiun Cilebut dan Bojonggede sudah bisa melayani penumpang KRL rute Bogor-Jakarta dan sebaliknya, pada Kamis 29 November 2012 besok.
"Setelah satu jalur rel antara stasiun Cilebut dan Bojonggede ini aman, kita upayakan KRL Bogor-Jakarta akan dijalankan pukul 04.22 WIB hingga 08.30 WIB. Sedangkan dari Jakarta ke Bogor pukul 17.00 WIB-19.00 WIB," terang Ignasius.
Untuk menjamin keselamatan dan keamanan pengguna jasa transportasi massal itu, PT KAI akan memperketat kegiatan operasional. Salah satunya dengan membatasi kapasitas jumlah penumpang KRL, maksimal 1.200 orang per satu rangkaian.
Kepala Humas Daop I Jabodetabek PT KAI Mateta Rijalulhaq mengatakan, pembatasan itu dilakukan karena di bekas lokasi longsor tanahnya labil, dan masih berlangsung proses normalisasi jalur II. Pembatasan ini juga sesuai dengan aturan Keputusan Menteri (KM) Perhubungan No 8 tahun 2001 tentang Angkutan Penumpang Kereta Api.
"Kita berharap selama proses perbaikan dan kondisi jalur Cilebut-Bojonggede ini belum stabil, aturan KM 28/2001 itu bisa diterapkan," ujar Mateta saat ditemui di lokasi longsor Cilebut, Bogor, Rabu (28/11/2012).
Sebelumnya, Dirut PT KAI Ignasius Jonan mengatakan, satu jalur rel antara Stasiun Cilebut dan Bojonggede sudah bisa melayani penumpang KRL rute Bogor-Jakarta dan sebaliknya, pada Kamis 29 November 2012 besok.
"Setelah satu jalur rel antara stasiun Cilebut dan Bojonggede ini aman, kita upayakan KRL Bogor-Jakarta akan dijalankan pukul 04.22 WIB hingga 08.30 WIB. Sedangkan dari Jakarta ke Bogor pukul 17.00 WIB-19.00 WIB," terang Ignasius.
(san)