5 KRL masih mangkrak
Rabu, 28 November 2012 - 10:51 WIB
5 KRL masih mangkrak
A
A
A
Sindonews.com – PT KAI akhirnya menarik tiga dari delapan rangkaian Kereta Api Listrik (KRL) yang sempat mangkrak di Stasiun Bogor, akibat longsornya rel di Kampung Babakan Sirna, Desa Cilebut Timur, Sukaraja, Kabupaten Bogor pada Rabu (22/11/2012) lalu.
Penarikan ini, bertujuan untuk dioperasikan melayani penumpang Jakarta-Bojonggede. Dengan demikian, KRL yang tersisa di Stasiun Bogor tinggal lima rangkaian. "Ya betul, semalam kita sudah mengeluarkan tiga KRL dari Stasiun Bogor melintasi rel jalur I Cilebut. Lima rangkaian lagi akan kita operasikan saat jalur I dibuka untuk umum," kata Kepala Humas Daop I Jabodetabek PT KAI Mateta Rijalulhaq, Rabu (28/11/2012).
Ia menjelaskan, dengan dikeluarkannya KRL yang tertahan di Stasiun Bogor itu, sekaligus menguji rel jalur I (Bogor-Jakarta) yang saat ini masih sedang dalam penyelesaian perbaikan.
"Selain untuk memaksimalkan pelayanan penumpang Bojonggede-Jakarta. KRL tersebut ditarik sekaligus untuk menguji kekuatan rel, yang saat ini masih dalam proses penyelesaian jalur I. Sedangkan jalur II masih dalam perbaikan," katanya.
Penarikan ini, bertujuan untuk dioperasikan melayani penumpang Jakarta-Bojonggede. Dengan demikian, KRL yang tersisa di Stasiun Bogor tinggal lima rangkaian. "Ya betul, semalam kita sudah mengeluarkan tiga KRL dari Stasiun Bogor melintasi rel jalur I Cilebut. Lima rangkaian lagi akan kita operasikan saat jalur I dibuka untuk umum," kata Kepala Humas Daop I Jabodetabek PT KAI Mateta Rijalulhaq, Rabu (28/11/2012).
Ia menjelaskan, dengan dikeluarkannya KRL yang tertahan di Stasiun Bogor itu, sekaligus menguji rel jalur I (Bogor-Jakarta) yang saat ini masih sedang dalam penyelesaian perbaikan.
"Selain untuk memaksimalkan pelayanan penumpang Bojonggede-Jakarta. KRL tersebut ditarik sekaligus untuk menguji kekuatan rel, yang saat ini masih dalam proses penyelesaian jalur I. Sedangkan jalur II masih dalam perbaikan," katanya.
(stb)