Siswa basuh kaki guru dengan air kembang
Selasa, 27 November 2012 - 14:57 WIB
Siswa basuh kaki guru dengan air kembang
A
A
A
Sindonews.com - Tangis haru mewarnai peringatan hari guru nasional di Demak, Jawa Tengah. Sejumlah guru dan orangtua tak kuasa menahan air mata saat anak sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) membasuh kaki guru dengan air kembang tujuh rupa.
Satu per satu para siswa PAUD An Nur, Desa Batu, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, membasuh kaki gurunya. Anak-anak balita ini duduk bersimpuh di hadapan para guru yang sedang di kursi, sambil mencuci kaki guru dengan air kembang tujuh rupa.
Sejumlah guru pun tak kuasa menahan air mata, saat melihat anak didiknya memberikan penghormatan kepada mereka. Usai membasuh kaki, para siswa ini lantas dipeluk masing-masing guru sebagai wujud sayang dan terima kasih.
Tak hanya para guru, sejumlah orangtua siswa yang menyaksikan acara tersebut juga tak dapat membendung air mata mereka. Tangis haru orangtua dan guru ini pun menarik perhatian para siswa.
Wajah-wajah lucu mereka dengan polos menyaksikan guru-gurunya berlinang air mata sambil menangis sesenggukan.
"Senang saja, karena guru-guru kami sangat baik," ujar Deni Saputra, siswa PAUD An Nur yang ikut membasuh kaki gurunya, Selasa (27/11/2012).
Menurut salah seorang guru PAUD, Rina Prihastuti, ia merasa sangat terharu dengan penghormatan para siswa yang masih belia ini. Mereka menganggap para siswa tak sekedar peserta didik, namun juga sekaligus sebagai anak sendiri.
"Sangat terharu dengan sikap para murid ini, apalagi wajah mereka masih polos dan begitu telaten melakukannya," ujar Rina sambil menyeka air matanya.
Untuk mengembalikan suasana ceria, para siswa diajak bernyanyi bersama sebelum pulang ke rumah masing-masing.
Satu per satu para siswa PAUD An Nur, Desa Batu, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, membasuh kaki gurunya. Anak-anak balita ini duduk bersimpuh di hadapan para guru yang sedang di kursi, sambil mencuci kaki guru dengan air kembang tujuh rupa.
Sejumlah guru pun tak kuasa menahan air mata, saat melihat anak didiknya memberikan penghormatan kepada mereka. Usai membasuh kaki, para siswa ini lantas dipeluk masing-masing guru sebagai wujud sayang dan terima kasih.
Tak hanya para guru, sejumlah orangtua siswa yang menyaksikan acara tersebut juga tak dapat membendung air mata mereka. Tangis haru orangtua dan guru ini pun menarik perhatian para siswa.
Wajah-wajah lucu mereka dengan polos menyaksikan guru-gurunya berlinang air mata sambil menangis sesenggukan.
"Senang saja, karena guru-guru kami sangat baik," ujar Deni Saputra, siswa PAUD An Nur yang ikut membasuh kaki gurunya, Selasa (27/11/2012).
Menurut salah seorang guru PAUD, Rina Prihastuti, ia merasa sangat terharu dengan penghormatan para siswa yang masih belia ini. Mereka menganggap para siswa tak sekedar peserta didik, namun juga sekaligus sebagai anak sendiri.
"Sangat terharu dengan sikap para murid ini, apalagi wajah mereka masih polos dan begitu telaten melakukannya," ujar Rina sambil menyeka air matanya.
Untuk mengembalikan suasana ceria, para siswa diajak bernyanyi bersama sebelum pulang ke rumah masing-masing.
(ysw)