DPD Demokrat Jatim tak paham pernyataan Sutan Bhatoegana

Selasa, 27 November 2012 - 11:24 WIB
DPD Demokrat Jatim tak...
DPD Demokrat Jatim tak paham pernyataan Sutan Bhatoegana
A A A
Sindonews.com - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) mengaku belum paham atas pernyataan yang dilontarkan politisi Partai Demokrat Sutan Bhatoegana

Meski muncul berbagai kecaman di Jawa Timur (Jatim) terkait pernyataan Sutan Bhatoegana yang menyebut Gus Dur dilengserkan karena kasus Korupsi Bruneigate dan Buloggate namun tidak menjadi perhatian khusus bagi pengurus DPD Demokrat Jatim.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim Bonnie Laksmana mengatakan pihaknya belum paham atas polemik tersebut.

"Saya belum tahu soal polemik itu. Saya baru saja datang dari luar kota dan belum memantau isu," singkat Bonnie ketika dihubungi wartawan, Selasa (27/11/2012).

Ketika dijelaskan terkait pernyataan Sutan Bhatoegana yang menuai polemik terutama dari kalangan Nahdliyin, lagi-lagi Bonnie mengaku belum mengikuti isu-isu yang berkembang saat ini. Namun ia mengatakan, persoalan yang ada urusannya dengan pengurus pusat, diserahkan ke jajaran DPP.

"Kalau urusannya dengan pengurus pusat, ya kewenangan pusat. Bukan kewenangan Demokrat Jatim," singkatnya lagi.

Seperti diberikan sebelumnya, dalam Dialog Kenegaraan DPD bertema “Pembubaran BP Migas untuk Kemakmuran Rakyat?” pada 21 November lalu, Sutan berang ketika Adhie Massardi, koordinator Gerakan Indonesia Bersih mengatakan migas kita jadi ajang korupsi mafia migas yang dilindungi rezim SBY. Mendengar itu, Sutan melontarkan kalau pemerintahan Gus Dur dilengserkan karena terlibat skandal korupsi Buloggate dan Bruneigate. Akibat pernyataannya itu, politisi kelahiran Pematang Siantar harus menerima kecaman dari berbagai pihak terutama dari kalangan Nahdliyyin.

Bahkan Garda Bangsa Jatim memberikan tenggang waktu selama tiga hari, agar Sutan Bhatoegana minta maaf. Jika tidak Garda Bangsa Jatim bersama sejumlah santri akan bersikap. Tak hanya itu, Gusdurian (kelompok pecinta Gus Dur) juga meminta agar Sutan Bhatoegana minta maaf di pusara Gus Dur serta meminta maaf kepada keluarga. Sebab, tudingan Bhatoegana sangat tidak beralasan karena kasus Bruneigate dan Buloggate sudah SP3 oleh Kejaksaan Agung.
(azh)
Berita Terkait
Pandemi Corona, Pejabat...
Pandemi Corona, Pejabat Pemerintah Diminta Bijak Berikan Pernyataan
Heboh RS Khusus Pejabat,...
Heboh RS Khusus Pejabat, Petinggi PAN Luruskan Pernyataan Rekannya: Rakyat yang Seharusnya Dapat RS Sekelas Pejabat
Seruan Kebangsaan Alumni...
Seruan Kebangsaan Alumni Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi Seluruh Indonesia
1.000 Akademisi UGM...
1.000 Akademisi UGM Sampaikan Keprihatinan Darurat Demokrasi, Ini 5 Poin Pernyataan Sikapnya
Pejabat Pro-Kremlin:...
Pejabat Pro-Kremlin: Pernyataan AS soal Crimea Adalah Deklarasi Perang terhadap Rusia
Hamas Marah Besar dengan...
Hamas Marah Besar dengan Pernyataan Pejabat AS yang Menyebut Palestina Pilih Berperang
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
30 menit yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
2 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
2 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
2 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
4 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved