Selasa, KRL Bogor-Bojonggede hanya pagi & sore
Senin, 26 November 2012 - 17:51 WIB
Selasa, KRL Bogor-Bojonggede hanya pagi & sore
A
A
A
Sindonews.com - Setelah normalisasi dan uji coba satu jalur Kereta Rel Listrik (KRL) antara Stasiun Cilebut-Bojonggede, PT KAI memastikan pelayanan penumpang dari Stasiun Bogor ke Bojonggede hanya pagi dan sore.
Direktur Utama PT KAI Ignasius Jonan mengatakan, dua hingga tiga hari ke depan penumpang dari Bogor akan dilayani pada jam kerja saja.
"Tiket yang dijual di Stasiun Bogor-Cilebut ke Bojonggede, PT KAI hanya melayani perjalanan pada pagi (05.00 hingga 09.00 WIB). Begitupun sebaliknya, KRL akan beroperasi kembali dari Bojonggede ke Bogor pada sore (17.00-21.00 WIB)," papar Ignasius ketika meninjau uji coba kedua di loaksi longsor, Senin (26/11/2012).
Dia mengatakan layanan KRL ekonomi maupun Commuterline akan dibuka, jika kondisi tanah di jalur KRL bekas longsor dipastikan dalam keadaan aman. "Kita akan lihat begitu aman, baru kita berani menjual kembali tiket perjalanan KRL Bogor-Jakarta," katanya.
Pihaknya berharap, masyarakat memaklum selama proses perbaikan rel jalur I dan II ini, pelayanan tidak maksimal.
"Sebab, membutuhkan waktu lama untuk menormalkan dua jalur dengan membangun turap ini. Jadi, pada Selasa atau Rabu, KRL yang beroperasi hanya menggunakan satu jalur saja," ungkapnya.
Tak hanya itu, dengan dioperasikan kembali satu jalur ini, pihaknya akan menarik delapan rangkaian gerbong yang masih tertahan di Stasiun Bogor sejak Rabu 22 November 2012 saat longsor terjadi.
"Satu rangkaian sudah kita tarik dan digunakan untuk uji coba melintasi jalur I Cilebut-Bojonggede ini," tandasnya.
Direktur Utama PT KAI Ignasius Jonan mengatakan, dua hingga tiga hari ke depan penumpang dari Bogor akan dilayani pada jam kerja saja.
"Tiket yang dijual di Stasiun Bogor-Cilebut ke Bojonggede, PT KAI hanya melayani perjalanan pada pagi (05.00 hingga 09.00 WIB). Begitupun sebaliknya, KRL akan beroperasi kembali dari Bojonggede ke Bogor pada sore (17.00-21.00 WIB)," papar Ignasius ketika meninjau uji coba kedua di loaksi longsor, Senin (26/11/2012).
Dia mengatakan layanan KRL ekonomi maupun Commuterline akan dibuka, jika kondisi tanah di jalur KRL bekas longsor dipastikan dalam keadaan aman. "Kita akan lihat begitu aman, baru kita berani menjual kembali tiket perjalanan KRL Bogor-Jakarta," katanya.
Pihaknya berharap, masyarakat memaklum selama proses perbaikan rel jalur I dan II ini, pelayanan tidak maksimal.
"Sebab, membutuhkan waktu lama untuk menormalkan dua jalur dengan membangun turap ini. Jadi, pada Selasa atau Rabu, KRL yang beroperasi hanya menggunakan satu jalur saja," ungkapnya.
Tak hanya itu, dengan dioperasikan kembali satu jalur ini, pihaknya akan menarik delapan rangkaian gerbong yang masih tertahan di Stasiun Bogor sejak Rabu 22 November 2012 saat longsor terjadi.
"Satu rangkaian sudah kita tarik dan digunakan untuk uji coba melintasi jalur I Cilebut-Bojonggede ini," tandasnya.
(kur)