Normalisasi Sungai Pesanggrahan Rp400 M
Minggu, 25 November 2012 - 09:34 WIB
Normalisasi Sungai Pesanggrahan Rp400 M
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta Ery Basworo menyatakan tengah menyiapkan rencana jangka panjang mengatasi banjir di Jakarta.
Hal itu menurutnya, dengan melakukan kerja sama bersama pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PU untuk melanjutkan program normalisasi 13 aliran sungai yang mengalir di Jakarta.
"Mayoritas sungai besar yang ada di Jakarta ditangani oleh pemerintah pusat, sementara kami hanya memastikan proses pembebasan lahannya saja," ucap Ery ketika di hubungi wartawan, Minggu (25/11/2012).
Menurut Ery, kegiatan proyek normalisasi sungai salah satunya adalah proyek Pesanggrahan, Angke dan Sunter (PAS). Ery menargetkan proyek tersebut akan rampung hingga 2014 mendatang dengan anggaran sekira Rp400 miliar.
"Karena proses pelebaran sungai adalah proyek yang membutuhkan waktu paling lama dan paling besar biayanya," ungkapnya.
Dijelaskan Ery, untuk Sungai Pesanggarahan dan Sunter, akan dilakukan normalisasi sepanjangnya 25-30 km dengan lebar 5-6 meter. Sementara untuk sungai Angke mencapai 10 km.
"Kendalanya adalah sengketa lahan yang kerap terjadi dimasyarakat, dan itu yang harus di bicarakan terlebih dahulu," lanjut Ery.
Untuk saat ini proses pembebasan lahan sudah sampai pada tahap sosialisasi kepada masyarakat yang berada di sekitar bantaran sungai dan direncanakan akan rampung pada 2014 mendatang.
"Kalau semua setuju, maka akan dilanjutkan dengan penetapan harga tanah," tandasnya.
Ery berharap nantinya dengan adanya proses normalisasi sungai maka aliran air yang melintasi Jakarta dapat lebih luas dan bebas dari pemukiman, sehingga tidak mengganggu jalannya air ke hilir.
Hal itu menurutnya, dengan melakukan kerja sama bersama pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PU untuk melanjutkan program normalisasi 13 aliran sungai yang mengalir di Jakarta.
"Mayoritas sungai besar yang ada di Jakarta ditangani oleh pemerintah pusat, sementara kami hanya memastikan proses pembebasan lahannya saja," ucap Ery ketika di hubungi wartawan, Minggu (25/11/2012).
Menurut Ery, kegiatan proyek normalisasi sungai salah satunya adalah proyek Pesanggrahan, Angke dan Sunter (PAS). Ery menargetkan proyek tersebut akan rampung hingga 2014 mendatang dengan anggaran sekira Rp400 miliar.
"Karena proses pelebaran sungai adalah proyek yang membutuhkan waktu paling lama dan paling besar biayanya," ungkapnya.
Dijelaskan Ery, untuk Sungai Pesanggarahan dan Sunter, akan dilakukan normalisasi sepanjangnya 25-30 km dengan lebar 5-6 meter. Sementara untuk sungai Angke mencapai 10 km.
"Kendalanya adalah sengketa lahan yang kerap terjadi dimasyarakat, dan itu yang harus di bicarakan terlebih dahulu," lanjut Ery.
Untuk saat ini proses pembebasan lahan sudah sampai pada tahap sosialisasi kepada masyarakat yang berada di sekitar bantaran sungai dan direncanakan akan rampung pada 2014 mendatang.
"Kalau semua setuju, maka akan dilanjutkan dengan penetapan harga tanah," tandasnya.
Ery berharap nantinya dengan adanya proses normalisasi sungai maka aliran air yang melintasi Jakarta dapat lebih luas dan bebas dari pemukiman, sehingga tidak mengganggu jalannya air ke hilir.
(rsa)