Warga Jakarta pesimis Jokowi bisa atasi banjir
Sabtu, 24 November 2012 - 07:01 WIB
Warga Jakarta pesimis Jokowi bisa atasi banjir
A
A
A
Sindonews.com - Musim banjir mulai menghiasi warga Jakarta, namun mereka berkeyakinan hal ini bukan merupakan hal yang baru sehingga banjir Jakarta sulit untuk diatasi sekalipun oleh seorang dewa.
"Banjir di Jakarta itu kan memang sudah terbiasa di Jakarta, karena memang dataran di Jakarta itu rendah, terlebih di tempat tinggal kami, sosok manusia siapapun yang tidak bisa menghilangkan banjir di Jakarta," jelas Tatu Widiastuti salah seorang warga Kebon Pala, Tanah Rendah, Jakarta Timur yang setiap tahunnya menjadi korban banjir kepada Sindonews, Jumat (23/11/2012) malam.
Dia menambahkan, faktor lain yang membuat Ibu Kota sulit terlepas dari banjir ialah karena terbatasnya area penyerapan yang ada di Jakarta, sehingga air hujan tertahan dengan pembangunan aspal jalan.
"Ditambah lagi di Jakarta sudah tidak ada penyerapan air sedikitpun, semua permukaan tanah di Jakarta sudah tertutup aspal, jadi tidak segampang itu," ungkapnya lagi.
Karenanya, sebagai korban banjir yang ia harapkan adalah pembukaan pintu air Manggarai yang dapat dilakukan sebaik mungkin, sehingga warga yang terkena banjir dapat segera surut ketika bencana tersebut datang.
"Jadi yang harus dilakukan gubernur (Jokowi) buka pintu air Manggrai selebar-lebarnya saat banjir sehingga kemungkinan Ciliwung tidak terlalu meluap," harapnya.
"Banjir di Jakarta itu kan memang sudah terbiasa di Jakarta, karena memang dataran di Jakarta itu rendah, terlebih di tempat tinggal kami, sosok manusia siapapun yang tidak bisa menghilangkan banjir di Jakarta," jelas Tatu Widiastuti salah seorang warga Kebon Pala, Tanah Rendah, Jakarta Timur yang setiap tahunnya menjadi korban banjir kepada Sindonews, Jumat (23/11/2012) malam.
Dia menambahkan, faktor lain yang membuat Ibu Kota sulit terlepas dari banjir ialah karena terbatasnya area penyerapan yang ada di Jakarta, sehingga air hujan tertahan dengan pembangunan aspal jalan.
"Ditambah lagi di Jakarta sudah tidak ada penyerapan air sedikitpun, semua permukaan tanah di Jakarta sudah tertutup aspal, jadi tidak segampang itu," ungkapnya lagi.
Karenanya, sebagai korban banjir yang ia harapkan adalah pembukaan pintu air Manggarai yang dapat dilakukan sebaik mungkin, sehingga warga yang terkena banjir dapat segera surut ketika bencana tersebut datang.
"Jadi yang harus dilakukan gubernur (Jokowi) buka pintu air Manggrai selebar-lebarnya saat banjir sehingga kemungkinan Ciliwung tidak terlalu meluap," harapnya.
(mhd)