Petugas Stasiun Bogor & Cilebut bantu lokasi longsor
Sabtu, 24 November 2012 - 02:49 WIB
Petugas Stasiun Bogor & Cilebut bantu lokasi longsor
A
A
A
Sindonews.com - Selama proses perbaikan dan normalisasi amblasnya rel KRL diantara stasiun Cilebut dan Bojonggede, sebagian petugas Stasiun Bogor dan Cilebut diperbantukan ke lokasi longsor Kampung Babakan Sirna, Desa Cilebut Timur, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pasalnya, dampak putusnya rel KRL, sudah dipastikan pelayanan di dua stasiun yakni Bogor dan Cilebut berhenti beroperasi. Meski demikian bukan berarti puluhan petugas mulai dari tiketing, teknisi, kepolisian khusus kereta api (polsuska) dan karyawan lainnya diliburkan.
"Mereka tetap bekerja seperti biasa dan sebagian ditarik ke lokasi longsor untuk ikut melakukan perbaikan rel, pengamanan sekitar lokasi hingga pengangkutan material," kata Kepala Humas PT KAI Sugeng Priyono, di lokasi, Jumat (23/11/2012)
Tak hanya itu, sebagian lagi ada juga petugas yang diperbantukan ke Stasiun Bojonggede, Citayam dan Depok. "Sebab banyak calon penumpang asal Bogor yang berangkat dari Stasiun Bojonggede," jelasnya.
Berdasarkan pantauan, sejak terjadinya bencana longsor yang memutuskan rel KRL pada Kamis 22 November 2012 lalu, stasiun Cilebut dan Bogor terlihat sepi, tidak ada aktifitas sama sekali.
Mulai dari tempat penjualan loket/tiket hingga aktifitas pedagang dan tempat penitipan motor disekitar lokasi dua stasiun yang biasa ramai, terpantau lengang.
Pasalnya, dampak putusnya rel KRL, sudah dipastikan pelayanan di dua stasiun yakni Bogor dan Cilebut berhenti beroperasi. Meski demikian bukan berarti puluhan petugas mulai dari tiketing, teknisi, kepolisian khusus kereta api (polsuska) dan karyawan lainnya diliburkan.
"Mereka tetap bekerja seperti biasa dan sebagian ditarik ke lokasi longsor untuk ikut melakukan perbaikan rel, pengamanan sekitar lokasi hingga pengangkutan material," kata Kepala Humas PT KAI Sugeng Priyono, di lokasi, Jumat (23/11/2012)
Tak hanya itu, sebagian lagi ada juga petugas yang diperbantukan ke Stasiun Bojonggede, Citayam dan Depok. "Sebab banyak calon penumpang asal Bogor yang berangkat dari Stasiun Bojonggede," jelasnya.
Berdasarkan pantauan, sejak terjadinya bencana longsor yang memutuskan rel KRL pada Kamis 22 November 2012 lalu, stasiun Cilebut dan Bogor terlihat sepi, tidak ada aktifitas sama sekali.
Mulai dari tempat penjualan loket/tiket hingga aktifitas pedagang dan tempat penitipan motor disekitar lokasi dua stasiun yang biasa ramai, terpantau lengang.
(mhd)