60 persen warga Sragen belum terjangkau PDAM

Jum'at, 23 November 2012 - 18:02 WIB
60 persen warga Sragen...
60 persen warga Sragen belum terjangkau PDAM
A A A
Sindonews.com – Layanan Perusahaan daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sragen belum merata. Dari sekira satu juta penduduk, baru 40 persen warga di kabupaten ini yang mendapat layanan air bersih dari perusahaan milik pemkab tersebut.

Direktur Utama PDAM Sragen, Joko Suprapto mengungkapkan, dari jumlah tersebut rinciannya sebanyak 60 persen tersebar di wilayah perkotaan, sementara sisanya merupakan warga di wilayah pedesaan.

“Dari catatan pencapaian PDAM, memang baru 40 persen warga Sragen yang mendapat layanan dari kami. Jadi masih ada 60 persen yang hingga kini belum mendapat pelayanan PDAM. Kalau dihitung angka, mungkin capaian pelayanan kami baru sekitar 400.000 jiwa saja,” papar Joko Jum’at (23/11/2012).

Joko mengungkapkan, warga yang belum tersentuh layanan PDAM tersebar di 20 kecamatan yang ada di Sragen. Namun, sebagain besar berada di empat kecamatan yang selama ini kerap dilanda kesulitan mendapatkan air bersih yakni kecamatan Jenar, Miri, Mondokan, dan Tangen.

“Empat kecamatan itu memang hingga kini sama sekali belum dijangkau jaringan PDAM,” ujar Joko.

Menurut dia, masih banyaknya warga yang belum tersentuh layanan PDAM ini merupakan tantangan bagi PDAM untuk berupaya lebih maksimal dalam memperluas cakupan layanan agar bisa menjangkau seluruh wilayah yang ada pada tahun 2013.

Pada tahun 2013 mendatang, PDAM menargetkan ada penambahan 6.500 pelanggan selama satu tahun. Target ini dinilai Joko cukup berat lantaran membutuhkan biaya yang tak sedikit untuk menambah jumlah sambungan rumah (SR).

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Sragen Joko Saptono menilai target penambahan jumlah cakupan pelayanan yang dicanangkan PDAM sudah sepatutnya dilakukan. Bahkan ia meminta layanan PDAM bisa menjangkau seluruh wilayah Sragen.

“Memang konsekuensinya anggarannya besar tapi kita sudah wacanakan untuk tidak mematok target PAD bagi PDAM. Tapi dengan catatan PDAM harus benar-benar mengoptimalkan peningkatan kualitas pelayanan dan memperluas penambahan sambungan baru ke daerah-daerah yang belum terjangkau,” tandasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Atasi Krisis Air Bersih,...
Atasi Krisis Air Bersih, Panglima Kodam Udayana Lakukan Ini
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Bangunan Bertingkat Sedot Air Tanah
Warga Bandengan Sudah...
Warga Bandengan Sudah 3 Bulan Sulit Dapat Air Bersih, Mandi Susah Cucian Menumpuk
Pipa HDPE ALVApipe Dukung...
Pipa HDPE ALVApipe Dukung Penyaluran Air Bersih di Indonesia
Jaga Kebersihan Air,...
Jaga Kebersihan Air, UV Sterilization Teknologi Pembunuh Bakteri
Masyarakat Dinilai Harus...
Masyarakat Dinilai Harus Diberikan Kemudahan Akses Air Bersih
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
1 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
3 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
4 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
4 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved