Mantan Wali Kota Blitar daftar cagub Jatim
Jum'at, 23 November 2012 - 14:19 WIB
Mantan Wali Kota Blitar daftar cagub Jatim
A
A
A
Sindonews.com - Nama Mantan Wali Kota Blitar Djarot Saiful Hidayat tampaknya bakal menambah sejumlah nama yang bakal meramaikan bursa di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2013 mendatang.
Pria yang pernah menjabat sebagai Walikota Blitar dua priode ini telah mengambil formulir pendaftaran melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kantor DPD PDIP Jalan Kendangsari, Surabaya.
Pengambilan formulir ini dilalukan oleh Ketua DPC PDIP Kabupaten Mojokerto Yunus Suprayitno. Menurutnya, Majunya sosok Djarot Saidul Hidayat ini dinilai sangat layak. Pasalnya,Ketua DPP PDIP Bidang Organisasi ini memiliki rekam jejak yang sangat baik.
"Dia punya pretasi dalam pemenangan Jokowi-Basuki di Pilkada DKI Jakarta. Makanya kami ingin Pak Djarot maju sebagai Gubernur dari PDIP," kata Yunus di sela pengambilan fomulir Cagub, Jumat (23/11/2012).
Yunus juga mengaku telah berkomunkasi dengan Djarot Saiful Hidayat. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan komunikasi dengan sejulah DPC-DPC lainnya, seperti Kabupaten Ngawi, Jombang, Kota Probolinggo dan Kota Malang. Sedangkan untuk strategi yang dilakukan partai, pihaknya mengaku akan tetap tunduk dan patuh terhadap aturan DPP.
"Tapi kami berharap Djarot dapat dicalonkan sebagai Gubenur. Namun semua itu adalah kewenangan partai. Sebagai kader kami mengusulkan. Terkait, strategi apa yang diterapkan, kami di bawah akan tunduk patuh kepada DPP sebagaimana diatur dalam SK DPP nomer 31 tahun 2012," tandasnya.
Sebelumnya, partai berlambang moncong putih ini, telah membuka pendaftaran cagub-cawagub. Tampaknya pendaftaran yang dibuka sejak 10 hingga 24 November 2012 sepi peminat.
Sekilas tentang sosok Djarot Saiful Hidayat adalah akademisi yang bergelut dengan dunia politik. Pria kelahiran Gorontalo pada tahun 1955 silam ini menimba ilmu di Universitas Brawijaya (UB), Malang, Fakultas Ilmu Administrasi (FIA). Setelah menamatkan pendidikannya di UB pada tahun 1986, dia mendapatkan gelar Sarjana (S1). Kemudian, ia melanjutkan pendidikannya dengan terdaftar sebagai mahasiswa di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Fakultas Ilmu Politik hingga ia memperoleh gelar Magister (S2) pada tahun 1991.
Sebelum berkecimpung sebagai aktivis politik, Djarot Saiful Hidayat memiliki mata pencaharian utama sebagai Dosen/Guru Besar di Universitas 17 Agustus 1945, Surabaya. Tidak hanya sebagai dosen, dia juga merangkap tugas sebagai Pembantu Rektor I di universitas tersebut pada tahun 1997 hingga 1999.
Pria yang pernah menjabat sebagai Walikota Blitar dua priode ini telah mengambil formulir pendaftaran melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kantor DPD PDIP Jalan Kendangsari, Surabaya.
Pengambilan formulir ini dilalukan oleh Ketua DPC PDIP Kabupaten Mojokerto Yunus Suprayitno. Menurutnya, Majunya sosok Djarot Saidul Hidayat ini dinilai sangat layak. Pasalnya,Ketua DPP PDIP Bidang Organisasi ini memiliki rekam jejak yang sangat baik.
"Dia punya pretasi dalam pemenangan Jokowi-Basuki di Pilkada DKI Jakarta. Makanya kami ingin Pak Djarot maju sebagai Gubernur dari PDIP," kata Yunus di sela pengambilan fomulir Cagub, Jumat (23/11/2012).
Yunus juga mengaku telah berkomunkasi dengan Djarot Saiful Hidayat. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan komunikasi dengan sejulah DPC-DPC lainnya, seperti Kabupaten Ngawi, Jombang, Kota Probolinggo dan Kota Malang. Sedangkan untuk strategi yang dilakukan partai, pihaknya mengaku akan tetap tunduk dan patuh terhadap aturan DPP.
"Tapi kami berharap Djarot dapat dicalonkan sebagai Gubenur. Namun semua itu adalah kewenangan partai. Sebagai kader kami mengusulkan. Terkait, strategi apa yang diterapkan, kami di bawah akan tunduk patuh kepada DPP sebagaimana diatur dalam SK DPP nomer 31 tahun 2012," tandasnya.
Sebelumnya, partai berlambang moncong putih ini, telah membuka pendaftaran cagub-cawagub. Tampaknya pendaftaran yang dibuka sejak 10 hingga 24 November 2012 sepi peminat.
Sekilas tentang sosok Djarot Saiful Hidayat adalah akademisi yang bergelut dengan dunia politik. Pria kelahiran Gorontalo pada tahun 1955 silam ini menimba ilmu di Universitas Brawijaya (UB), Malang, Fakultas Ilmu Administrasi (FIA). Setelah menamatkan pendidikannya di UB pada tahun 1986, dia mendapatkan gelar Sarjana (S1). Kemudian, ia melanjutkan pendidikannya dengan terdaftar sebagai mahasiswa di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Fakultas Ilmu Politik hingga ia memperoleh gelar Magister (S2) pada tahun 1991.
Sebelum berkecimpung sebagai aktivis politik, Djarot Saiful Hidayat memiliki mata pencaharian utama sebagai Dosen/Guru Besar di Universitas 17 Agustus 1945, Surabaya. Tidak hanya sebagai dosen, dia juga merangkap tugas sebagai Pembantu Rektor I di universitas tersebut pada tahun 1997 hingga 1999.
(azh)