Lawan perampok, karyawan SPBU Cileungsi dibacok
Rabu, 21 November 2012 - 21:18 WIB
Lawan perampok, karyawan SPBU Cileungsi dibacok
A
A
A
Sindonews.com - Aan Haryanto (50), pengawas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Raya Gandoang, Kampung Pananga, Desa Gandoang, Cileungsi, Kabupaten Bogor, menjadi korban perampokan oleh dua pria bersenjatakan golok.
Meski demikian, kawanan perampok tersebut gagal merampas uang Rp45 juta untuk pembayaran Delivery Order (DO) bahan bakar bensin, yang dibawa korban, karena korban melawannya.
Sehingga, petugas pengawas SPBU tersebut mengalami luka serius dipergelangan tangannya, akibat menangkis sabetan golok yang dilayangkan pelaku.
Kapolsek Cileungsi Kompol Irfan Nurmansyah mengungkapkan, peristiwa perampokan yang menimpa pengawas SPBU itu, terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, korban hendak menyetorkan uang untuk belanja Delivery Order (DO) BBM.
Namun pada saat melintas di jalan Raya Gandoang, tiba-tiba kendaraan yang dia gunakan dipepet oleh pengendara sepeda motor. "Pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor dan menghentikan korban sambil menodongkan golok," ujar Irfan di Bogor, Rabu (21/11/2012).
Lebih lanjut, dia menuturkan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, diduga para pelaku sudah mengintai dan mengetahui korbannya sejak awal berangkat dari SPBU membawa uang banyak.
"Korban mengalami luka sabetan golok, karena mempertahankan uang dan sempat dirawat di RSUD Cileungsi," tukasnya.
Meski demikian, kawanan perampok tersebut gagal merampas uang Rp45 juta untuk pembayaran Delivery Order (DO) bahan bakar bensin, yang dibawa korban, karena korban melawannya.
Sehingga, petugas pengawas SPBU tersebut mengalami luka serius dipergelangan tangannya, akibat menangkis sabetan golok yang dilayangkan pelaku.
Kapolsek Cileungsi Kompol Irfan Nurmansyah mengungkapkan, peristiwa perampokan yang menimpa pengawas SPBU itu, terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, korban hendak menyetorkan uang untuk belanja Delivery Order (DO) BBM.
Namun pada saat melintas di jalan Raya Gandoang, tiba-tiba kendaraan yang dia gunakan dipepet oleh pengendara sepeda motor. "Pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor dan menghentikan korban sambil menodongkan golok," ujar Irfan di Bogor, Rabu (21/11/2012).
Lebih lanjut, dia menuturkan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, diduga para pelaku sudah mengintai dan mengetahui korbannya sejak awal berangkat dari SPBU membawa uang banyak.
"Korban mengalami luka sabetan golok, karena mempertahankan uang dan sempat dirawat di RSUD Cileungsi," tukasnya.
(san)