Stasiun Bogor terendam banjir
Rabu, 21 November 2012 - 18:51 WIB
Stasiun Bogor terendam banjir
A
A
A
Sindonews.com - Hujan lebat di Bogor membuat Stasiun Bogor kebanjiran. Namun banjir tidak mengganggu perjalanan kereta.
Menurut Wakil Kepala Stasiun Besar Bogor FS Budiman, ketinggian air di kantor dan ruang pelayanan meliputi peron dan ruang penjualan tiket mencapai lima sentimeter atau semata kaki.
Namun, ketinggian air di rel masih relatif tidak menganggu perjalanan kereta rel listrik.
"Air masuk dari jalur pedestrian yang dibangun beberapa bulan lalu karena posisi jalan lebih tinggi dari stasiun dan tidak ada drainase memadai," katanya di Stasiun Bogor, Rabu (21/11/2012).
Sementara itu, ketinggian air di Bendungan Katulampa, Bogor mulai bersangsur turun. Kendati begitu, Jakarta harus tetap waspada dengan banjir kiriman.
Setelah sempat menyentuh ketinggian 90-100 centimeter dengan status siaga III pada pukul 17.15 WIB, ketinggian debit air Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa berangsur surut menjadi 80 centimeter pada pukul 18.00 WIB (status siaga IV).
Turunya debit air di bendung Katulampa karena hujan deras di kawasan Puncak, Cisarua, Bogor mulai mereda.
"Saat ini dikawasan Puncak hujan gerimis saja. Sehingga air sungai Ciliwung cepat surut dalam satu jam terakhir. Sedangkan ketinggian air di Panus, Depok sudah 270 sentimeter atau Siaga III banjir juga. Tapi sebaiknya Jakarta tetap waspada," katanya.
Menurut Wakil Kepala Stasiun Besar Bogor FS Budiman, ketinggian air di kantor dan ruang pelayanan meliputi peron dan ruang penjualan tiket mencapai lima sentimeter atau semata kaki.
Namun, ketinggian air di rel masih relatif tidak menganggu perjalanan kereta rel listrik.
"Air masuk dari jalur pedestrian yang dibangun beberapa bulan lalu karena posisi jalan lebih tinggi dari stasiun dan tidak ada drainase memadai," katanya di Stasiun Bogor, Rabu (21/11/2012).
Sementara itu, ketinggian air di Bendungan Katulampa, Bogor mulai bersangsur turun. Kendati begitu, Jakarta harus tetap waspada dengan banjir kiriman.
Setelah sempat menyentuh ketinggian 90-100 centimeter dengan status siaga III pada pukul 17.15 WIB, ketinggian debit air Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa berangsur surut menjadi 80 centimeter pada pukul 18.00 WIB (status siaga IV).
Turunya debit air di bendung Katulampa karena hujan deras di kawasan Puncak, Cisarua, Bogor mulai mereda.
"Saat ini dikawasan Puncak hujan gerimis saja. Sehingga air sungai Ciliwung cepat surut dalam satu jam terakhir. Sedangkan ketinggian air di Panus, Depok sudah 270 sentimeter atau Siaga III banjir juga. Tapi sebaiknya Jakarta tetap waspada," katanya.
(ysw)