Jokowi: Gubernur Lemhanas tanyakan MRT belum jalan
Rabu, 21 November 2012 - 10:50 WIB
Jokowi: Gubernur Lemhanas tanyakan MRT belum jalan
A
A
A
Sindonews.com - Pertemuan antara Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dengan Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) Budi Susilo Soepandji lebih banyak membahas mengenai Mass Rapid Transit (MRT).
Budi menanyakan, mengapa MRT yang sudah direncanakan sejak 25 tahun lalu, namun belum juga direalisasikan.
"Ya ini tadi memang fokusnya lebih banyak di MRT. Dari Gubernur Lemhanas menanyakan kenapa MRT tidak segera diputuskan. Bahwa PT-nya juga sudah ada. Ya kami sampaikan bahwa ini harus dengan hati-hati (memutuskan proyek MRT)," kata Jokowi kepada wartawan, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2012).
Mantan Wali Kota Solo ini menjelaskan, banyak permasalahan yang harus diselesaikan jika pembangunan MRT ini ingin berjalan.
"Ya yang sering saya sampaikan bagaimana, apa itu masalah return on investment-nya, ini belum terjawab secara baik. Kemudian mengenai jumlah penumpang, belum juga terjawab dengan baik. Masalah low-nya pinjaman yang mengikat itu seperti apa," ucap Jokowi.
Jokowi mengungkapkan, pertanyaan Gubernur Lemhanas itu, tidak lepas dari keinginan beliau, agar DKI Jakarta segera memiliki MRT.
"Kami jelaskan apa adanya. Karena memang dari Pak Gubernur Lemhanas ingin agar kita ini, DKI segera punya kebanggaan (MRT)," tandasnya.
Budi menanyakan, mengapa MRT yang sudah direncanakan sejak 25 tahun lalu, namun belum juga direalisasikan.
"Ya ini tadi memang fokusnya lebih banyak di MRT. Dari Gubernur Lemhanas menanyakan kenapa MRT tidak segera diputuskan. Bahwa PT-nya juga sudah ada. Ya kami sampaikan bahwa ini harus dengan hati-hati (memutuskan proyek MRT)," kata Jokowi kepada wartawan, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2012).
Mantan Wali Kota Solo ini menjelaskan, banyak permasalahan yang harus diselesaikan jika pembangunan MRT ini ingin berjalan.
"Ya yang sering saya sampaikan bagaimana, apa itu masalah return on investment-nya, ini belum terjawab secara baik. Kemudian mengenai jumlah penumpang, belum juga terjawab dengan baik. Masalah low-nya pinjaman yang mengikat itu seperti apa," ucap Jokowi.
Jokowi mengungkapkan, pertanyaan Gubernur Lemhanas itu, tidak lepas dari keinginan beliau, agar DKI Jakarta segera memiliki MRT.
"Kami jelaskan apa adanya. Karena memang dari Pak Gubernur Lemhanas ingin agar kita ini, DKI segera punya kebanggaan (MRT)," tandasnya.
(maf)