Limbah sawit resahkan warga Kikim

Selasa, 20 November 2012 - 21:26 WIB
Limbah sawit resahkan...
Limbah sawit resahkan warga Kikim
A A A
Sindonews.com – Warga Desa Sungai Laru, Kecamatan Kikim Tengah dan Kikim Barat belakangan mengeluhkan limbah dari perusahaan kelapa sawit, PT MMM. Limbah sawit dinilai telah merusak ekosistem kehidupan masyarakat setempat. Selain itu mengancam aktivitas warga yang selalu bergantung pada sungai.

Usman (40) salah seorang warga Kikim Barat berharap Pemerintah Kabupaten Lahat dan DPRD Lahat benar–benar mengecek sistem pengolahan limbah milik PT MMM.

Dia menilai pemerintah dan DPRD kurang memperhatikan masalah limbah sawit. Padahal pada saat musim hujan seperti ini air sungai menjadi tercemar dan tidak layak lagi untuk dikonsumsi masyarakat yang berada di hilir Sungai Laru.

“Kami minta ke pihak terkait, seandainya ke lapangan, coba lakukan sidak di beberapa titik, terutama di Sungai Laru, di wilayah hilir sungai. Di lokasi itu, sumber air kami ini banyak yang mulai rusak dan tercemar akibat limbah sawit tersebut,” imbau Usman dengan nada menyesal, Selasa (20/11/2012).

Dari pantauan di lokasi, tepatnya di perumahan karyawan PT MMM memang menunjukkan tanda-tanda terjadi pencemaran. Air yang menjadi sumber kebutuhan sehari-hari warga sudah diduga terkontaminasi limbah perusahaan sawit dan sudah berlangsung lama, namun belum ada tindakan dari pihak perusahaan.

“Memang ada sedikit minyak. Kita harapkan pihak perusahaan lebih memperhatikan kondisi ini,” ujar salah seorang karyawan yang enggan disebutkan namanya.

Dia mengaku, sudah pernah mengadukan persoalan tersebut ke koordinator perusahaan seraya berharap kepada perusahaan agar limbah tidak mencemari air perumahan sehingga mengakibatkan pencemaran. “Kami terpaksa menggunakan untuk mandi saja, sedangkan minum sudah tidak layak lagi,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua DPRD Lahat, Herliansyah menegaskan, pihaknya memang menerima laporan tersebut, dan menjanjikan dalam waktu dekat akan menindaklanjuti hal ini, baik dengan melakukan sidak di titik–titik limbah perusahaan atau juga dengan memanggil semua pihak yang terlibat.

“Kita dalam waktu dekat akan mengecek langsung sistem pembuangan limbah dari PT MMM dan perusahaan sawit lainnya, untuk melihat prosesnya apakah sesuai aturan atau memang mencemarkan sungai,” pungkasnya.
(lns)
Berita Terkait
Tekan Polusi Organik,...
Tekan Polusi Organik, IPAL Sentra Tahu Dibangun di Jombang
Partai Perindo: Industri...
Partai Perindo: Industri Hijau dan Pengolahan Limbah Ramah Lingkungan Harus Dipacu untuk Atasi Polusi
KLHK Tegaskan Indonesia...
KLHK Tegaskan Indonesia Serius Tangani Illegal Traffick Limbah
Miris! Buih Salju Detergen...
Miris! Buih Salju Detergen Penuhi Pesisir Tambak Wedi Surabaya
Buang Limbah Nuklir...
Buang Limbah Nuklir Fukushima ke Laut Picu Bencana Global
Sederet Alasan Limbah...
Sederet Alasan Limbah Batu Bara PLTU Keluar dari Daftar Bahan Berbahaya dan Beracun
Berita Terkini
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
2 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
2 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
2 jam yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
2 jam yang lalu
Berdayakan Kampung Papua:...
Berdayakan Kampung Papua: Kolaborasi PBB, Kemendes, dan Komunitas Lokal Latih Ratusan Wirausaha Baru
3 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved